Bisnis dan Ekonomi

BPJS Kesehatan Sulut Perkuat Sinergi dengan Media, Dorong Penyebaran Informasi yang Akurat

BPJS Kesehatan Sulut Perkuat Sinergi dengan Media, Dorong Penyebaran Informasi yang Akurat
Foto bersama peserta Media Workshop BPJS Kesehatan Cabang Utama Manado

Penulis: Sri Surya

BPJS Kesehatan terus memperkuat kemitraan dengan insan pers sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyebaran informasi kepada masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Media Gathering BPJS Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 yang digelar di Manado, Jumat (5/6/2026).

ADVERTISEMENT

Kegiatan itu dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Komisi Informasi Publik Sulut, jajaran BPJS Kesehatan, pemimpin redaksi media cetak dan online, wartawan, serta Duta BPJS Kesehatan.

Asisten Deputi Bidang SDM Umum dan Komunikasi, Yuliarso Budiman yang membuka Media Workshop mewakili Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Manado, dr. Nyoman Wiwiek Yuliadewi MM, AAK, mengatakan media memiliki peran strategis dalam menjembatani informasi antara BPJS Kesehatan dan masyarakat.

“Di era informasi yang bergerak sangat cepat saat ini, media massa memegang peran sebagai tulang punggung pengetahuan masyarakat. Rekan-rekan media menjadi jembatan utama yang menghubungkan kebijakan, program, dan kinerja BPJS Kesehatan kepada publik sehingga dapat dipahami secara benar dan informatif,” ujar Yuliarso.

Menurutnya, informasi yang disajikan secara akurat, berimbang, dan bernilai positif memiliki kekuatan besar dalam membangun pemahaman sekaligus dukungan masyarakat terhadap berbagai program pelayanan publik.

Yuliarso mengakui dalam penyelenggaraan layanan BPJS Kesehatan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu terus dibenahi. Karena itu, media tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi mitra kritis yang memberikan masukan untuk perbaikan organisasi.

“Sentimen positif maupun masukan yang tajam dari rekan-rekan media kami terima sebagai bahan bakar untuk meningkatkan kualitas kerja. Media bukan hanya penyebar kabar, tetapi juga mitra yang mengingatkan, mengoreksi, dan memberikan pandangan baru agar kami terus berbenah menjadi lebih baik,” katanya.

Melalui Media Gathering 2026, BPJS Kesehatan ingin mempererat hubungan dengan insan pers sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas. Selain menyamakan persepsi terkait berbagai program dan layanan, BPJS Kesehatan juga ingin mendengar langsung harapan, kendala, serta ide dari para jurnalis dan pemangku kepentingan lainnya.

Yuliarso menegaskan, tingkat kepercayaan publik terhadap BPJS Kesehatan sangat dipengaruhi oleh kualitas informasi yang diterima masyarakat. Oleh sebab itu, BPJS Kesehatan menaruh kepercayaan besar terhadap profesionalisme dan integritas media dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan bermanfaat.

Ia juga memastikan BPJS Kesehatan akan terus meningkatkan transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik.

“Kami berkomitmen untuk terus transparan, lebih responsif, dan terbuka. Kami akan terus menyediakan data yang benar, mengundang dan berinteraksi dengan rekan-rekan media dalam berbagai kegiatan BPJS Kesehatan serta memperlakukan media sebagai bagian dari keluarga besar yang sama-sama berjuang demi kepentingan bersama,” ungkapnya.

Yuliarso berharap sinergi yang telah terjalin antara BPJS Kesehatan dan media dapat semakin kuat, harmonis, dan berkelanjutan sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat semakin akurat, edukatif, dan terpercaya.

Menurutnya, kolaborasi yang baik antara BPJS Kesehatan dan media menjadi salah satu kunci dalam membangun pemahaman publik serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).