Manado – Aroma tak sedap tercium dari seleksi Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Kota Manado. Hal tersebut terkait adanya dugaan titipan dari oknum tertentu guna memenangkan partai politik peserta pemilu.
Informasi yang didapat dari calon Panwascam yang tidak ingin namanya ditulis, mengatakan bahwa dirinya berani mendaftar karena ada jaminan dari oknum penguasa untuk meloloskan dirinya.
“Kalau tidak ada jaminan maka saya tidak akan mendaftar. Parpol punya kepentingan di Panwaslu dan setelah meletakkan orang mereka di PPK maka mereka pun harus memasukan orang di Panwascam,” tutur pria yang tinggal di Manado Utara tersebut.
Ketua Panwaslu Manado, Heard Runtuwene menyangsikan hal tersebut. Menurutnya panitia seleksi akan bekerja keras sesuai aturan dalam seleksi Panwascam.
“Tidak ada itu, kami akan melakukan seleksi sesuai prosedur jika ada permainan maka akan kami tindak,” jelas Heard kepada BeritaManado.com. (tr-01)

Dengan kondisi UU Pemilu yang baru…sangat sulit penyelenggara pemilu berani macam2…karena hukumannya bisa ditambah sepertiga jika terbukti..apalagi Manado wasitnya (Panwaslu) tak dianggarkan APBD….pasti sulit…..Pemkot sebenarnya wajib membantu..kecuali walikota sebagai ketua walikota se Indonesia suka malooo besar
Butul itu..usut tu titipan2..soalnya abis PPK skarang dong mo se abis Panwascam le…
Waktu seleksi ppk, diberitakan sama, tp sumber berita hanya melemparkan wacana kemudian diam, skarang berlaku juga hal yg sama…dasar kurang kerjaan….kalo ada informasi usut dong