Sangihe

Seleksi Dirut PDAM Tak Jelas

Tahuna – Seleksi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sangihe, makin tak jelas. Pasalnya hingga saat ini jadwal seleksi sudah dua kali mengalami penundaan.

“Tercatat sudah dua kali mengalami penundaan dimana dijadwalkan pertama 4 November, ditunda 11 November, dan ditunda lagi entah kapan pelaksanaannya,” ungkap Iwan Mahmud salah satu aktifis muda Sangihe.

Makin tak jelas pelaksanaan seleksi Dirut PDAM kata Mahmud, ini menimbulkan berbagai spekulasi ditengah masyarakat yang menantikan pimpinan definitif dari perusahaan daerah itu.

“Jangan-jangan sengaja ditunda-tunda dengan alasan tertentu,” tambahnya.

Sementara itu Sekertaris Daerah (Sekda) Ir Willy Kumentas, sebagai Ketua Panitia penjaringan Dirut PDAM Sangihe ketika dikonfirmasi BeritaManado.com, mengatakan bahwa terjadinya penundaan karena sebagian besar penyeleksi belum terkumpul atau tidak berada ditempat.

“Jadi yang menyebapkan terjadinya penundaan akibat para penyeleksi itu sebagian besar tidak berada ditempat. Ada 12 orang penyeleksi sekurang-kurangnya 10 orang berada ditempat baru kita akan lakukan seleksi,” ungkap Kumentas.

Dirinya pun membantah jika penundaan itu disengaja dengan alasan tertentu atau ada deal deal yang dilakukan.

“Selekksi tetap akan dilakukan seobjektif mungkin, dan mudah-mudahan pekan depan seleksi itu bisa dilaksanakan. Nanti kita akan koordinasi dengan semua penyeleksi yang sudah ditentukan agar bisa berada ditempat sehingga seleksi suda bisa dilangsungkan,” tutupnya.(gun)

2 tanggapan untuk “Seleksi Dirut PDAM Tak Jelas”

  1. Yang terpenting masyrakat berharap semua demi kemajuan daerah kita.mungkin semua klu bole ditaya satu2 hy berharap .kejujuran .kesetiaan dan rasa tanggung jwab ketika mejabat adalah yg terpenting..apapun latar brlakanya. Agamnay apa?t klu pribadinya punya komitmen untuk membanfun daerah kita semua bisa di terimama..kita byk berdoa biarTuhan ttp kase yg terbaik.sebab klu mrmang orgnya yg terpeli trus hatinya tidak baik pasti Tuhan akan nyatakan .dan crpat atau lambat semua akan terbukti….krn mata Tuhan tetap jeli melihat setiap tindakan kita…dan masing2 akan menerima akibatnya……kl7 kita baik pasti kita menuai yg baik.klu kita tidak baik oasti menuai yg tidak bail. Hikum karma……

  2. Memang ada muatan “X”
     
    Sdr.mahmud tahu tapi cuma melempar tanda tanya…
     
    dahulu…ketika Direktur dijabat RPatras… katanya ada upaya ‘menyingkirkan’ pejabat muslim dari lingkungan PDAM…
    bahkan ketika ada mutasi pegawai dan yang dimutasi adalah muslim…
    Direktur langsung diserang dari berbagai penjuru…padahal RPatras mengatakan ia tak pernah merasa melakukan mutasi karena isu SARA…malahan dipihak sebaliknya yang mengompori…
     
    …ketika Ali Tone menjabat PJS Direktur…
    Hijaunisasi di lingkungan PDAM Sangihe menjamur..
    staf di lingkungan keuangan…Bendahara…Kabag…Staf Pembukuan berada pada satu warna dengan PJS….
    namun tak pernah disoroti…
     
    sdr Mahmud tetangga bahkan satu warna dgn A.Tone tentu punya maksud ‘tertentu’ melempar statemen…
     
    satu hal juga yg tak dipahami mahmud…
     
    PJS yang menggantikan A.Tone adalah pejabat teras PDIP…
    kayaknya memang sudah keenakan…hehehehe…

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara