Tondano – Sekolah jangan cuek jika mengetahui siswanya suka bolos dengan dalih terlambat. Di satu sisi, orangtua tahu bahwa anaknya sedang belajar di sekolah, namun di sisi lain mungkin ada yang sengaja terlambat agar tidak belajar di ruang kelas.
Pantauan BeritaManado.com, di beberapa warung yang berdekatan dengan tiga sekolah di sekitar Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Minahasa, cukup banyak siswa yang mangkal. Situasi tersebut terlihat setiap pagi pada saat jam pelajaran sedang berlangsung.
Hal itu turut menjadi perhatian Ketua DPRD Minahasa Kames Rawung. Kepada BeritaManado.com, Jumat (7/11/2014) pagi, Rawung mengatakan hal seperti itu bisa memicu tawuran antar pelajar atau kejadian lain yang bisa merugikan banyak orang.
“Sekolah dan pemerintah beserta semua pihak yang berkepentingan sebaiknya lebih intensif melakukan pengawasan. Jangan sampai terlanjur terjadi hal-hal yang tidak diinginkan baru bertindak. Itu sudah terlambat,” ungkapnya (frangkiwullur)

Pemkab Minahasa dalam hal ini lewat Dinas Dikpora Minahasa harus pro aktif. bekerjasama dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.
Dinas Dikpora harus mulai memberikan edaran lewat camat dan kuntua-kuntua agar para pemilik kios/warung tidak menerima siswa-siswa selama jam pelajaran berlangsung. demikian pula pemilik warnet-warnet yang ada di minahasa. karena selama ini warnet menjadi salah satu tempat bolos favorit para siswa. juga seharusnya dinas dikpora minahasa bekerja sama dengan para Polsek yang ada di wilayah minahasa agar menindak tegas lokasi-lokasi dimana para siswa sering nongkrong selama jam pelajaran berlangsung.