Manado – Korban longsor di underground doozer PT Freeport Papua salah-satunya diduga warga Tondano. Informasi tersebut diterima beritamanado dari sumber di PT Freeport.
“Yang kami tahu korban orang Minahasa cuma satu yaitu orang Tondano. Yang lain belum tahu,” ujar sumber beritamanado karyawan di PT Freeport.
Meski demikian kejadian ini membuat gelisah keluarga karyawan dari Manado dan Minahasa.
“Memang kami kuatir, mudah-mudahan tidak ada korban dari keluarga kami,” ujar ibu Poppy asal Desa Rumengkor, Kecamatan Tombulu yang mengaku suaminya adalah salah-satu karyawan teknisi di Freeport. (Jry)
