
Manado – “Tapikong merupakan serangkaian acara dengan 1 chia gwee Imlek 2563 menjadi objek wisata di kota Manado yang perlu dijaga,” ungkap Sinyo Harry Sarundajang, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara.
“Mari kita dukung leading sector kita yaitu pariwisata itu sendiri, karena wisata kita terdiri dari wisata laut, darat (pegunungan), dan ada juga wisata budaya dan agama (religius). Tapikong salah satunya,” tutur Sarundajang.
Menurut Sarundajang, bahwa Tapikong itu sendiri merupakan salah satu daya tarik (magnet) bagi para turis terutama dari daratan China. “Tentunya, ini akan membawa venue credit bagi masyarakat kita, khususnya kota Manado yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya sembari menambahkan bahwa sudah ada beberapa kerjasama pemerintah dengan Provinsi Guangzhou China termasuk pembukaan penerbangan Manado-Guangzhou.
Pada kesempatan itu, Sarundajang berharap agar pemerintah kota Manado dapat mempertahankan dan berkoordinasi dengan Klenteng Ban Hin Kiong untuk wisata religius tersebut, karena hal ini akan berdampak positif terhadap pengembangan pariwisata di Kota Manado dan masyarakat Sulawesi Utara pada umumnya. (cha)
