
Siau – Setelah berhasil menggelembungkan dukungan di Tagulandang Biaro, kini pasangan Salera (Salindeho-Kuerah) menggebrak Siau Makalehi dengan kegiatan turun ke masyarakat. Dengan dukungan penuh 6 mesin partai pendukung, serta 2310 anggota Tim pemenangan yang tersebar di 94 kampung dan 181 TPS se Sitaro, sontak elektibilitas Salera melonjak tajam.
“Di Tagulandang Biaro saat ini pendukung Salera sudah di kisaran 60 persen. Sedangkan di Siau Makalehi tembus 65 persen,” papar Konsultan Strategi Salera Sudirno Kaghoo, S.Sos. Dikatakannya statistik pendukung Salera ini punya kecenderungan terus naik.
Kecenderungan arus balik mendukung pasangan Salera itu kata Kaghoo, karena masyarakat menyukai pasangan Sitaro Tutune yang kini didukung oleh seluruh elemen tokoh masyarakat Sitaro.
“Tidak saja masyarat, kini gelombang arus dari kalangan birokrat dan PNS terus meningkat, karena mereka menginkan sistem pemerintahan yang lebih menjanjikan ketenangan.
“Kami sebagai PNS selama ini bekerja dalam keadaan tertekan. Jadi, kami mau ada pergantian kepemimpinan di Sitaro,” ujar salah seorang PNS, di Ulu Siau.
Wakil Bupati Kabupaten Sitaro, Drs. Piet Hein Kuera membenarkan adanya tekanan yang kuat terhadap kalangan PNS tersebut. “Itu sebabnya PNS berbalik mendukung Salera, karena bagaimana mereka bisa bekerja secara tenang dan baik kalau mereka dalam tekanan,” kata Kuera.
Gelombang dukungan dari kalangan pengusaha pun terus meningkat, kata Kuera, sebagai sikap protes terhadap kebijakan Pemkab Sitaro yang dalam kurun 5 tahun terkahir ini lebih banyak melempar proyek ke tangan pengusaha dari luar daerah Sitaro. (*/alf)

breaking news:KETUA TIM SUKSES SALERA tommy kansil sekarang sedang terbaring sakit,belum di ketahui kenapa dia bisa sakit,tapi di duga penyebab sakit karena salera kalah dalam pilkada,buat pendukung salera kiranya bisa menjenguk tommy kansil karena biar bgmpun dia berjasa kepada salera dengan HANYA KALAH SELISIH 13000(TIGA BELAS RIBU) SUARA DARI PDIP.
Ini ngoni pe salah,,, tahun 2007 biar bukan opa winsu yang jadi bupati tetap mo jadi ni sitaro polo,, nda ada hak dia mo tahan daerah yang so memenuhi syarat mo mekar,,
selama menjabat bupati sangihe apa yang opa winsu da bekeng di sitaro?? nyanda ada kasiang sedang dpe kampung beong sana apa tu dy da bekeng?????
n qt mo se inga samua pa ngoni e,, opa winsu itu dikuasai oleh istrinya jadi kalo opa winsu yang jadi kebijakan semua ditangan istri tercintanya karena opa winsu hanya menjadi boneka sang istri,,, kalo nda percaya ini kenyataan tanya jo pa orang beong sandiri,,,
kasiang ngoni kang ba bela pa seorang kepala rumah tangga yang dikuasai sang istri,, ckckckckck
Btul skali kalo opa nyanda tanda tangan nyanda mo jadi ini sitaro…
Sbnarnya torang mo tnya p.ngana. .? apa tu tonsu da bkeng? dana dari pusat kebanyakan dya makan sandiri…
itu tu pemimpin yang baik? alah cuman untung dilagu tonsu itu..
MAJU SALERA SITARO TUTUNE
HIDUUUUPP opa WINSU dg om PIET :*
SITARO BUTUH PEMIMPIN YANG BENAR2 BERKUALITAS… yang nda b.pilih golongan
HAHAHAHAHA
MATI TONSU BERSIH ITU…hahhahahahahahahahaha
ksiang siska p.doi abis tonsu da bkeng leo….
dasar joo GOLOJO, ttp joo GOLOJO
Iwan…
Berarti ngana bukan orang siau kalau nintau apa yang bu winsu beking selamat menjabat jadi bupati sangihe. Kalau bu winsu nda tanda tangan nda ada itu yang namanya “SITARO”, nda ada yang namanya “BUPATI TONSU”, nda ada yang namanya “DJIPTON TAMUDIA” makanya jangan cuma mulut kwa itu baru satu hal dan belum yang laeng2
Berita mimpi ini…
Ngoni p kira masyarakat bodoh samua disitaro? Apa tu winsu da beking di tahuna selama 2 periode? Cuma tu bolevard?? Hahaha
kacian… Mimpi jo trus, krna kesuksesan diawali dari impian…
Satu hal yang akan menjadi kebanggaan masyarakat Sitaro…
apabila Drs. Winsulangi Salindeho berhasil terpilih menjadi Bupati Kabupaten Kepulauan Sitaro…
nama Kabupaten Sitaro akan tercatat dalam Museum Rekor Indonesia dimana Winsulangi Salindeho akan menjadi orang pertama yang menjabat Bupati pada 2 kabupaten secara berturut-turut…
– Kabupaten Kepulauan Sangihe
– Kabupaten Kepulauan Sitaro
dan sebelum menjadi Bupati… Winsulangi Salindeho juga telah menjabat sebagai Sekretaris Kotamadya Manado…
Rekor pasangan suami isteri pertama yang menjadi bupati di dua kabupaten bukan dipegang oleh T2-EL…
melainkan I Gede Winasa dan Ratna Ani Lestari dimana pasangan suami–istri ini keduanya menjabat sebagai bupati pada masa yang bersamaan… Prof. DR. I. Gede Winasa sebagai Bupati Jembrana dan Dra. Ratna Ani Lestari, MM sebagai Bupati Banyuwangi…jadi T2-EL tidak tercatat dalam MURI.
http://www.muri.org/index.php?pageaction=searchnews&start=10&searchby=bykey&searchkey=Bupati&datesearch=
Hahahahahaha.. Ini berita beking panas pa petrung alias koruptor yg bego, pandusta, yg katanya selalu bicara FAKTA padahal FIKTIF. Kacian ngana dapsay.