
Aipda Angky Koagow, menunjukkan respon cepat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kota Bitung.
Penulis: Syarif Umar l Bitung
Tim Tarsius Polres Bitung kembali menunjukkan respon cepat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Seorang pemuda berhasil diamankan setelah kedapatan membawa senjata tajam jenis panah wayer di wilayah Kelurahan Girian Bawah, Kecamatan Girian.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 01.15 WITA. Dalam patroli yang dipimpin oleh Katim Tarsius Presisi Aipda Angky Koagow, petugas mendapati sejumlah anak-anak muda yang masih berkeliaran hingga larut malam. Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Tim kemudian melakukan pemeriksaan badan.
Dari hasil pemeriksaan, Tim menemukan seorang pemuda berinisial FK (21) warga Kelurahan Wagurer Barat, Kecamatan Madidir, yang kedapatan membawa dua buah senjata tajam jenis panah wayer beserta satu pelontar yang disisipkan di pinggang.
Penindakan tersebut dilakukan saat Tim Tarsius melaksanakan patroli rutin di wilayah rawan gangguan kamtibmas. Dalam kegiatan itu, petugas mendapati seorang pemuda yang gerak-geriknya mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan senjata tajam jenis panah wayer yang dibawanya tanpa izin.
Pemuda tersebut langsung diamankan tanpa perlawanan dan dibawa ke Mapolres Bitung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil awal, pelaku tidak dapat menunjukkan alasan yang sah terkait kepemilikan senjata tajam tersebut.
Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi siapapun yang membawa, menyimpan, atau menguasai senjata tajam tanpa hak.
“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak membawa senjata tajam yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Saat ini, pelaku masih dalam proses pemeriksaan dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Polisi juga terus meningkatkan patroli di wilayah-wilayah yang dianggap rawan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan patroli rutin akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas, khususnya pada jam-jam rawan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar turut mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari. Jangan sampai terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum atau membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” imbauannya.
