2030:
Akselerasi Transformasi Menuju SDM unggul, ekonomi hijau, ekonomi biru dan digitalisasi inklusif berkelanjutan.
Dalam RPJMD ini menerjemahkan Misi, tujuan dan sasaran menjadi tindakan nyata melalui program-program prioritas,
seperti:
- Pendidikan dasar 13 tahun, yang mencakup 1 tahun pendidikan prasekolah (PAUD) dan 12 tahun pendidikan dasar dan menengah, Makan Bergizi Gratis (MBG), pendidikan vokasi, sains, teknologi, digitalisasi, serta penguatan layanan kesehatan dasar dan jaring pengaman sosial.
- Peningkatan Angka Partisipasi Murni (APM) SD/SMP, pembangunan SMK, perluasan Universal Health Coverage
(UHC), dan peningkatan fasilitas kesehatan. - Peningkatan agro-produksi, agro-industri, dan agro-marketing; CSR dan sumber pendanaan alternatif lainnya, yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas, merangsang aktivitas ekonomi, dan meningkatkan layanan publik seperti pembangunan bandara Lembeh, pembangunan jembatan
Bitung-Lembeh, pembangunan jalan Tol Manado-Amurang-Kaiya dan proyek infrastruktur krusial lain yang tersebar di 15 Kabupaten/Kota.
Selain itu, proyek- proyek yang bertujuan meningkatkan layanan dasar di daerah terpencil juga disertakan, yang menunjukkan terhadap pembangunan komitmen
inklusif.
“RPJMD Sulawesi Utara ini selaras dengan RPJMN dalam mendukung suksesnya program-program strategis nasional diantaranya makan bergizi gratis, program 3 juta rumah koperasi desa merah putih, sekolah rakyat, sekolah unggulan Taruna Nusantara, rehabilitasi sekolah, pemeriksaan kesehatan gratis, lumbung pangan, pembangunan (Rumah Sakit) berkualitas dan penanganan sampah,” papar Gubernur.
Apa yang sudah direncanakan dan termuat dalam dokumen RPJMD ini tentunya semakin membuka harapan kita bersama dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan rakyat Sulawesi Utara.
Gubernur juga berharap kiranya, ke depan dapat melaksanakan berbagai kebijakan, program dan kegiatan, dengan mengacu pada RPJMD, serta sesuai dengan tugas dan tanggung jawab kita masing-masing untuk bersama-sama memajukan daerah dan bersama-sama membawa masyarakat Sulawesi Utara semakin sejahtera, yang dengan pencapaian target indikator makro pembangunan 2025-2029, antara lain:
- Pertumbuhan Ekonomi secara konsisten “bertumbuh positif’, hingga diangka 7,5-8,5 persen.
- Angka kemiskinan secara konsisten “menurun”, hingga berada pada angka 4,62-4,22 persen.
- Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) “menurun”, hingga berada pada angka 5,00 -4,40 persen.
- Indeks Modal Manusia (IMM) “meningkat”, hingga berada pada angka 0,55.
Dengan begitu, Gubernur mengajak semua pihak, khususnya Pimpinan dan segenap anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, untuk terus mengawal kebijakan dan program kerja yang tertata dalam RPJMD Tahun 2025- 2029.
“Mari kita terus bekerja bersama, bersinergi, Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” tutup Gubernur Yulius.
(Erdysep Dirangga)
