Berita Utama

Rapat Paripurna DPRD Tentang Penetapan RPJMD, Begini Sambutan Gubernur Yulius Selvanus

Rapat Paripurna DPRD Tentang Penetapan RPJMD, Begini Sambutan Gubernur Yulius Selvanus
Gubernur Sulut Yulius Selvanus.

Manado, BeritaManado.com — Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus menyampaikan sambutan pada rapat paripurna DPRD dalam rangka pengambilan keputusan terhadap Rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029.

Menurut Gubernur Yulius, secara substantif, RPJMD yang mengakomodir pikiran dari interaksi sosial, ekonomi dan politik, serta interkonektivitas lingkungan global.

Karena itulah, dokumen RPJMD ini menjadi penting untuk dijadikan acuan bagi penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan, kegiatan pembangunan dan sosial kemasyarakatan di daerah Provinsi Sulawesi Utara.

ADVERTISEMENT

“Saya berkeyakinan, ketika dibahas secara terintegrasi dengan Pansus DPRD Provinsi Sulawesi Utara, juga melihat dari dekat kondisi riil di lapangan, dokumen ini menjadi lebih paripurna,” ungkap Gubernur Yulius Jumat, (8/8/2025) dalam rapat Paripurna DPRD Sulut.

“Saya maksudkan antara lain tentang keabsahan dan validitas dari RPJMD sebagai instrumen yang akan menggerakkan proses pembangunan kita kedepan, di dalamnya juga terkait dengan pembangunan di 15 Kabupaten/Kota, bahkan berkorelasi dengan pembangunan nasional,” sambung Gubernur Yulius.

Dalam kesempatan itu juga, Gubernur mengatakan bahwa, dokumen yang baik belum tentu menghasilkan sesuatu arah pembangunan, program maupun kegiatan yang baik, tanpa didukung oleh pengguna dan kemampuan dari seluruh pemangku kepentingan dan saran dari Pimpinan dan anggota DPRD.

“Karenanya, Saya terus berharap kritik pemerhati
bahkan masyarakat, Saya yakin kritik dan saran,
merupakan instrumen pembangunan di daerah yang harus diberikan porsi yang luas dalam alam demokrasi, sehingga
turut memboboti output dari kegiatan pemerintahan selang kepemimpinan Saya bersama Bapak Victor Mailangkay,” ucap Gubernur Yulius.

Setelah mencermati substansi Ranperda tentang RPJMD Provinsi Sulawesi Utara tahun 2025-2029, sehingga dapat ditetapkan menjadi Peraturan daerah (Perda) atas persetujuan Pimpinan dan segenap anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, sebagai landasan pijak untuk mengakselerasi pencapaian Visi pembangunan daerah Provinsi Sulawesi Utara tahun 2025-2029.

Gubernur Yulius menjelaskan, visi pembangunan daerah Provinsi Sulawesi Utara untuk tahun 2025-2029 ini adalah “Menuju Sulawesi Utara Maju, yang ditetapkan dalam Ranperda RPJMD Sejahtera, dan Berkelanjutan” yang dirancang komprehensif.

“Untuk mencapai Visi itu, ada 8 Misi mengatasi berbagai aspek tata kelola, pengembangan SDM, pertumbuhan ekonomi, peningkatan infrastruktur, dan kesejahteraan sosial yang saling terkait,” terang Gubernur Yulius.

Setiap misi didukung oleh tujuan dan sasaran yang jelas, target yang terukur, dan arah kebijakan yang spesifik. Ke-delapan Misi itu, yakni:

Misi 1:
“Mencegah dan memberantas KKN serta Narkoba”.
Misi 2:
“Meningkatkan kualitas Sumber Daya
Manusia”.
Misi 3:
“Membangun perekonomian daerah”.
Misi 4:
“Memperkuat daya saing daerah dan
internasional”.
Misi 5:
“Meningkatkan
pangan,
energi, dan air yang merata dan
berkelanjutan”.
Misi 6:
“Memperbaiki tata kehidupan masyarakat yang tertib, aman, nyaman dengan
melestarikan
nilai-nilai budaya yang
berkearifan lokal”.
Misi 7:
“Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik”.
Misi 8:
“Meningkatkan sistem pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan”.

Misi tersebut dijabarkan dalam 17 program unggulan dan 45 kegiatan RPJMD yang baru saja ditetapkan ini menguraikan pendekatan pembangunan bertahap, dengan tema strategis tahunan dari 2025 hingga 2030.

2025:
Menuju Sulawesi Utara maju, sejahtera dan berkelanjutan melalui pariwisata dan ketahanan Pangan.

2026:
Penguatan pariwisata dan Inovasi, SDM, agrobisnis dan yang didukung regulasi

2027:
Percepatan transformasi meletakan fondasi Sulawesi Utara yang maju, sejahtera dan berkelanjutan.

2028:
Pemantapan Fondasi Transformasi Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan.

2029:
Perwujudan Fondasi Transformasi Menuju Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan.

2030:
Akselerasi Transformasi Menuju SDM unggul, ekonomi hijau, ekonomi biru dan digitalisasi inklusif berkelanjutan.
Dalam RPJMD ini menerjemahkan Misi, tujuan dan sasaran menjadi tindakan nyata melalui program-program prioritas,
seperti:

  • Pendidikan dasar 13 tahun, yang mencakup 1 tahun pendidikan prasekolah (PAUD) dan 12 tahun pendidikan dasar dan menengah, Makan Bergizi Gratis (MBG), pendidikan vokasi, sains, teknologi, digitalisasi, serta penguatan layanan kesehatan dasar dan jaring pengaman sosial.
  • Peningkatan Angka Partisipasi Murni (APM) SD/SMP, pembangunan SMK, perluasan Universal Health Coverage
    (UHC), dan peningkatan fasilitas kesehatan.
  • Peningkatan agro-produksi, agro-industri, dan agro-marketing; CSR dan sumber pendanaan alternatif lainnya, yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas, merangsang aktivitas ekonomi, dan meningkatkan layanan publik seperti pembangunan bandara Lembeh, pembangunan jembatan
    Bitung-Lembeh, pembangunan jalan Tol Manado-Amurang-Kaiya dan proyek infrastruktur krusial lain yang tersebar di 15 Kabupaten/Kota.

Selain itu, proyek- proyek yang bertujuan meningkatkan layanan dasar di daerah terpencil juga disertakan, yang menunjukkan terhadap pembangunan komitmen
inklusif.

“RPJMD Sulawesi Utara ini selaras dengan RPJMN dalam mendukung suksesnya program-program strategis nasional diantaranya makan bergizi gratis, program 3 juta rumah koperasi desa merah putih, sekolah rakyat, sekolah unggulan Taruna Nusantara, rehabilitasi sekolah, pemeriksaan kesehatan gratis, lumbung pangan, pembangunan (Rumah Sakit) berkualitas dan penanganan sampah,” papar Gubernur.

Apa yang sudah direncanakan dan termuat dalam dokumen RPJMD ini tentunya semakin membuka harapan kita bersama dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan rakyat Sulawesi Utara.

Gubernur juga berharap kiranya, ke depan dapat melaksanakan berbagai kebijakan, program dan kegiatan, dengan mengacu pada RPJMD, serta sesuai dengan tugas dan tanggung jawab kita masing-masing untuk bersama-sama memajukan daerah dan bersama-sama membawa masyarakat Sulawesi Utara semakin sejahtera, yang dengan pencapaian target indikator makro pembangunan 2025-2029, antara lain:

  • Pertumbuhan Ekonomi secara konsisten “bertumbuh positif’, hingga diangka 7,5-8,5 persen.
  • Angka kemiskinan secara konsisten “menurun”, hingga berada pada angka 4,62-4,22 persen.
  • Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) “menurun”, hingga berada pada angka 5,00 -4,40 persen.
  • Indeks Modal Manusia (IMM) “meningkat”, hingga berada pada angka 0,55.

Dengan begitu, Gubernur mengajak semua pihak, khususnya Pimpinan dan segenap anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, untuk terus mengawal kebijakan dan program kerja yang tertata dalam RPJMD Tahun 2025- 2029.

“Mari kita terus bekerja bersama, bersinergi, Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” tutup Gubernur Yulius.

(Erdysep Dirangga)