“Dengan beroperasinya Palapa Ring Tengah maka puskesmas bisa terhubung langsung dengan RS Rujukan. Begitu juga dengan pengembangan pendidikan. Sebab, kesehatan dan pendidikan merupakan fokus utama pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang baik,” tegasnya.
Sebagai informasi, Proyek yang bernilai Rp 1,38 triliun ini memungkinkan akses kecepatan internet 4G sampai dengan 30 Mbps.
Pembangunan Palapa Ring dilakukan dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) atau public private partnership (PPP).
Pembiayaan proyek ini dilakukan dengan skema availability payment yang memungkinkan pemerintah mengganti modal yang ditanamkan investor setelah proyek beroperasi.
Dalam hal ini, pemerintah menggunakan dana universal service obligation (USO) atau 1,25% dari pendapatan perusahaan telekomunikasi.
(***/sri)
