Manado – Penjualan tahu tempe di pasar tradisional Kota Manado, Sulawesi Utara, tetap normal, stok tersedia, dan harga stabil. “Unjuk rasa produsen tahu di Pulau Jawa tidak diikuti pelaku usaha di Manado. Mereka tetap memproduksi sesuai kebutuhan karena itu stoknya tersedia cukup banyak di pasar,” kata Faisal, pedagang tempe-tahu, Rabu (25/7).
Faisal mengatakan, dengan stok tahu tempe tersedia cukup, harga jual produk pangan tersebut relatif normal di Kota Manado, untuk ukuran kecil Rp1.000 per empat potong, tempe berkisar Rp3.000 per bungkus. Kepala Seksi Bina Pasar dan Distribusi Dinas Perindustrian dan Perdagangan(Disperindag) Sulut Johana Maweikere mengatakan, produsen tahu tempe di Manado tetap berproduksi guna memenuhi permintaan masyarakat yang cukup tinggi di Manado dan sekitarnya.
“Permintaan tahu tempe terus meningkat, karena itu produsen tetap memproduksi dalam jumlah sesuai kebutuhan,” kata Johana. Tahu tempe merupakan salah satu produk pangan yang semakin disukai bukan hanya masyarakat Jawa yang tinggal di Manado, tetapi masyarakat daerah ini menyukai lauk pauk tersebut. Produksi tahu tempe yang semakin meningkat di Sulut, kata Johana, terbantu karena ketersediaan bahan baku kedelai cukup banyak.(dan)
