Para konglomerat tersebut adalah Sugianto Kusuma alias Aguan dari Agung Sedayu Group, Prajogo Pangestu dari Grup Barito,Frangky Wijadja dari Grup Sinar Mas, Garibaldi “Boy” Thohir dari Grup Adaro, Lawrence Barki dari Grup Harum Energi(CNBC Indonesia, 30/10/2024)
Penulis yakin banyak konglomerat Indonesia yang berprilaku dan berjiwa sosial untuk berpartisipasi dalam membangun perumahan bagi rakyat marhaen karena kesadaran yang tinggi baik sebagai WNI maupun kesadaran sendiri bahwa mereka menjadi kaya ditengah rakayat Indonesia yang membantu mereka menjadi kaya.
- Pemberantasan Kemiskinan.
Pemberantasan Kemiskinan adalah salah program prioritas utama dari PS. Saat menghadiri sesi pertama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Brasil yang berlangsung pada Senin, 18 November 2024 yang mengangkat tema “Fight against Hunger and Poverty,” PS dalam Sambutan awalnya mengapresiasi langkah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva yang menjadikan kemiskinan dan kelaparan sebagai fokus utama KTT G20 tahun ini.
“Kami mempunyai populasi terbesar ke-4, sehingga kelaparan dan kemiskinan bagi kami adalah isu nyata sehari-hari.”
“Pemerintahan saya menempatkan penanggulangan kelaparan dan kemiskinan sebagai prioritas nasional. Bahkan, pemerintahannya juga mengalokasikan anggaran besar untuk pendidikan. Saya percaya pendidikan akan membawa kita keluar dari kemiskinan.”
Program makanan gratis untuk anak-anak juga menjadi bagian dari strategi kami untuk memastikan generasi muda mendapatkan manfaat pendidikan, Juga menyampaikan rencana konkret untuk mencapai ketahanan pangan dan energi di Indonesia. Ia optimis, pemerintahannya dapat mengatasi masalah kelaparan dalam tiga tahun ke depan (Humas SeKab.,19/11/2024).
Penulis yakin ada juga program kerakyatan PS yang berpihak kepada rakyat marhaen yang tidak Penulis utarakan diatas dan banyak pihak mengetahuinya.
Dari silsilah keturunan sebagaimana diuraikan diatas, Prabowo Subianto berasal dari keturunan ningrat, dengan budaya feudal yang kental, bukan dari keluarga marhaen/miskin, tapi kenyataan PS jauh dari prilaku feodal, sebaliknya suka merakyat, turun kebawah, bertemu, berjabat tangan dengan rakyat kecil yang mengerumuninya, memeluk bayi/anak yang digendong Ibu-ibu, dan berdialog langsung dengan rakyat marhaen.
Fakta dan kesaksian dari berbagai pihak, sikap dan prilaku Prabowo saat menjadi komandan di TNI, sebagai Pengusaha.
sangat memperhatikan anak buahnya dalam bentuk berbagai bantuan, membebaskan TKI WNI yang bekerja di Malaysia dari putusan pengadilan Malaysia dengan hukuman mati. Sebagai Menteri Pertahanan al membangun 74 sumber air bersih untuk rakyat diberbagai daerah dan banyak contoh lain yang tidak dapat disebut satu persatu tentang keberpihakan nya pada rakyat miskin dan anak buahnya sesuai kesaksian dari berbagai pihak.
Ada juga sikap dan pernyataan PS kepada para anggota Kabinetnya al menyatakan bahwa kalau anak buah basah, pemimpin juga harus basah, kalau anak buah lapar, pemimpin harus merasakan lapar juga.
Dari sikap, tekad, rencana, pernyataan dan program serta fakta untuk pemberantasan kemiskinan, kelaparan dan kebodohan dari rakyat marhaen sebagaimana diutarakan diatas, kita yakin PS akan konsekwen melaksanannya dengan siap untuk menghadapi berbagai tantangan dan halangan dari manapun dan dalam bentuk apapun, bukan lips-service.
Dengan Program pemberantasan kemiskinan, kelaparan dan kebodohan bagi rakyat miskin tersebut, maka sangat pantas Prabowo Subianto disebut sebagai MARHAENIS TULEN.
Karena itu rakyat Indonesia, para marhaen, dukung dan bersatulah dengan Prabowo Subianto sebagai Marhaenis Tulen untuk mengsukseskan program pemberantasan kemiskinan, kelaparan dan kebodohan yang secara konkrit sedang dilaksanakan Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia yang bersikap Ksatria dengan menyatakan bahwa dia (PS) akan menjalankan amanah konstitusi dengan penuh tanggung jawab, serta menyerukan pentingnya kepemimpinan yang tulus dan berorientasi pada kepentingan seluruh rakyat Indonesia termasuk mereka yang tidak memilih Prabowo (BPMI Setpres, 20/10/2024).
Dengan sikap tersebut, bergabunglah dengan Prabowo Subianto, seorang KSATRIA TULEN, pejuang Marhaenmu dan tinggalkan para pemimpin baik di pusat maupun daerah yang mulutnya saja membela marhaen, tapi kenyataan sikap dan prilakunya feodal, menghianati kaum marhaen dengan berbagai perbuatan tercelah, melanggar hukum dan tidak manusiawi.
Bogor, 20 Nopember 2024.
Drs. Markus Wauran.
DPP-PDI 1986-1999.
