
Manado, Bertamanado.com – Beredar di media sosial rekaman CCTV detik-detik ketika seorang balita diduga adalah Ade Eca Putri (2 tahun) dibawa oleh seseorang yg tidak dikenal.
Diketahui Ade Eca dinyatakan hilang sejak hari Sabtu (22/10/2022) kemarin, Basarnas Manado dan Kepolisian Sektor Mapanget telah melakukan pencarian namun tidak membutuhkan hasil.
Hingga akhirnya Basarnas menghentikan pencarian dengan alasan karena ada indikasi bayi hilang disebabkan dugaan penculikan dan selanjutnya kasus ini akan ditangani pihak Kepolisian.
Terkait hal tersebut, kepada Beritamanado.com Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso mengatakan pihaknya belum menerima laporan terkait dugaan penculikan balita dua tahun tersebut.
“Sampai saat ini belum ada laporan ke Polresta Manado, namun kami tetap melakukan penyelidikan dan mendalami terkait kejadian tersebut,” kata Sugeng, Senin (24/10/2022).
Sementara, Kapolsek Mapanget Iptu I Gusti Ayu Utami, ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah mengarahkan Babin Kamtibmas setempat untuk membuat laporan di Polsek Mapanget.
“Oleh Babin Kamtibmas setempat telah mengarahkan keluarga untuk membuat laporan polisi,” ujar Iptu Utami.
Iptu Utami juga meminta masyarakat jangan mudah berspekulasi terkait isu penculikan anak yang simpang siur beredar di media sosial.
“Jangan mudah percaya kabar yang masih belum jelas kebenarannya, kan belum terbukti itu penculikan,” tandasnya.
Dia juga mengimbau kepada pihak-pihak yang mengetahui keberadaan balita dua tahun yang dikabarkan hilang tersebut agar segera melaporkan kepada pihak yang berwenang terdekat.
Sebelumnya, Basarnas dan Anggota Polsek Mapanget telah berupaya melakukan pencarian di sungai sejauh 500 meter dan di sumur dekat rumah korban namun tidak menemui hasil.
Operasi pencarian dengan melibatkan anjing pelacak dari Rescue SAR Dog Indonesia juga tidak menemukan keberadaan korban.
Penciuman anjing pelacak selalu mengarah ke jalan raya dan terhenti di pertengahan jalan.
Tim SAR gabungan akhirnya menemukan titik terang setelah melihat rekaman CCTV di salah satu rumah warga, dalam CCTV terlihat seorang diduga perempuan menggendong anak dengan ciri-ciri baju persis yang dipakai korban.
Atas dasar itu, Basarnas Manado menyimpulkan korban menghilang terindikasi penculikan anak dan selanjutnya kasus ini diserahkan ke kepolisian.
Deidy Wuisan
