
MANADO – Hotel berbintang di Kota Manado, Sulawesi Utara(Sulut) penuh dipesan peserta ASEAN Tourism Forum (ATF) yang akan berlangsung tanggal 8-15 Januari 2012.
“Semua kamar yang tersedia sudah dipesan oleh para peserta yang akan tiba satu hari menjelang pelaksanaan ATF,” kata Public Relation Hotel Sintesa Peninsula, Julita Wowor, Rabu (4/1).
Julita mengatakan, pemesanan kamar hotel sejak tahun lalu, dan kini sudah tidak ada kamar yang kosong, semuanya sudah dibooking.
Public Relation Hotel Aston Manado, Olivia Gaghansa mengatakan, pihaknya tinggal menyisahkan kamar hotel untuk pelanggan khusus, sedangkan pemesanan umum sudah penuh.
“Aston hanya menjual 80 persen kamar hotel yang ada kepada peserta ATF dan semuanya sudah habis dipesan, sedangkan 20 persen untuk tamu khusus atau priority,” kata Olivia.
Pelaksanaan kegiatan internasional di awal tahun 2012 ini, kata Olivia, merupakan salah satu peluang bagi hotel untuk meningkatkan tingkat okupansinya.
“Kita sudah perkirakan sebelumnya bakal terjadi lonjakan permintaan apalagi ATF merupakan kegiatan terkait langsung dengan pariwisata,” kata Olivia.(del)

Ralat, seharusnya Kamis 5 Januari 2012.
‘MANADO HARUS TERUS BERBENAH DIRI”
Hari ini, Kamis, 05 Januari 2011, saya hampir kecewa berat dengan pernyataan sepertti ini:
(topik saya Copy) “Manado Belum Layak Gelar Iven Internasional” Posted by jry Kota Manado Selasa, 15 March 2011 11:16″,
Setelah menyadari bahwa tulisan Maret 15, 2011, saya jadi lega ! Kenapa ? sampai saat ini KOTA MANADO tetap dipercaya untuk melakukan event-event Nasional dan Internasional, Bravo Manado / Sulut ! Buat penulis JRY, anda mungkin benar ! yang salah adalah, anda mungkin bukan orang Manado, sehingga anda membandingkan kota-kota di Pulau Jawa ? itu adalah hak penulis. Tapi jika anda adalah orang Manado, berarti anda tidak mengenal Manado sesungguhnya. Berapa banyak event Internasional yang sudah digelar, WOC, Direx dll, sbg. Masyarakat Dunia mengakuinya. Seharusnya akan lebih sopan apabila topik tulisan JRY adalah “MANADO layak menyelenggarakan event Nasional dan International, Kerena itu harus terus BERBENAH DIRI”.
Masukan saya untuk Manado, membangun Jalan Lingkar (outer ring road) jangan setengah hati, seharusnya dipersiapkan 4 atau 6 jalur. Dengan banyaknya investor yang berminat di Sulawesi Utara, tidak berlebihan 5 Tahun kedepan kemacetan di Manado akan semakin parah jika Pemkot tidak menyadarinya. Saya percaya SDM didaerah ini bisa diandalkan untuk membuat MASTER PLAN KOTA yang terintegrasi dengan baik. antara lain tidak membangun pusat perbelanjaan disatu jalur jalan saja, contoh Boulevard. Dan untuk tidak melupakan DAERAH RESAPAN perlu perhatian khusus agar banjir tidak lebih parah. Ada banyak kritik membangun buat daerah ini, nanti disambung lagi. Mudah-mudahan Bapak Walikota dan jajarannya bisa membaca masukkan-masukan dari masyarakat yang peduli akan KOTA MANADO dan SULUT pada umumnya. “GOD Bless !
Salam saya,
NICKO KAMU – Jakarta