Artinya, apakah kapitalisme atau sosialis komunisme, yang penting bisa memberi kemajuan kepada Cina.
Tetapi pragmatisme hanya bisa membawa kita sampai titik tertentu. Diperlukan pertimbangan fundamental dan visi jauh ke depan (far reaching) untuk membawa satu bangsa ke peradaban baru atau tingkat kemajuan baru yang signifikan.
Diperlukan pemimpin yang visioner.
PEMIMPIN VISIONER
Xi Jinping adalah pemimpin yang visioner. Dia dengan jelas melihat di mana seharusnya Cina di masa depan, yang dituangkannya dalam slogan ‘Impian Cina’, yang segera dia usulkan setelah terpilih sebagai pemimpin Cina pada Kongres Partai ke-18 pada 2012.
Tujuan besarnya adalah pengembalian kehebatan bangsa Cina. Lebih khusus lagi, ini tentang mencapai “dua 100-an”, yang mengacu pada Cina menjadi masyarakat maju pada tahun 2021 (peringatan 100 tahun Partai Komunis China) dan Cina menjadi negara maju sosialis pada tahun 2049 (peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis China.
Tahun 2024 Indonesia sangat membutuhkan pemimpin yang visioner. Yang dapat melihat Indonesia 50 tahun dari sekarang dan paham betul bagaimana mewujudkannya lewat pandangan dan gagasan-gagasan yang terkristal jelas.
Saat ini kita masih memiliki berbagai masalah dan tantangan fundamental, mulai dari bidang pertanian, pendidikan, dan industri.
Meminjam pepatah “Desperate times require desperate measures”, tantangan fundamental harus dijawab dengan solusi fundamental, bukan praktis (practical).
Pemimpin visioner dapat memahami betul-betul tantangan fundamental tersebut dan memiliki gagasan untuk menjawabnya secara fundamental. Sama seperti ketika kita mendaki suatu gunung melewati jalur tertentu, jika kita memiliki seseorang yang sudah memiliki gagasan jelas tentang jalur tersebut, perjalanan kita akan jauh lebih mulus. Kemungkinan kita tersesat menjadi kecil.
Analoginya, jika kita memiliki tokoh-tokoh yang bisa menunjukkan jalan kita ke depan, perjalanan kita sebagai suatu bangsa akan bisa lebih mulus.
Kita membutuhkan pemimpin yang mampu menunjukkan jalan menuju masa depan yang lebih baik, memiliki pemaham jelas dan komitmen kuat untuk membawa kita melewati perjalanan tersebut, dan memberikan kita inspirasi untuk bekerja mencapai tujuan tersebut.
Itulah karakteristik pemimpin visioner. Yang sangat kita butuhkan di Pemilu 2024.
Kita tidak perlu pemimpin atau presiden Baliho. Yang hanya menawarkan senyum dan slogan.

Penulis: Elwin Tobing
- Profesor Ekonomi di AS. Dosen-mentor terbaik di Azusa Pacific University tahun 2013. Salah satu karya ilmiahnya terpilih sebagai makalah penelitian instruksional terbaik di Konferensi Asosiasi Pendidikan Keuangan, Amerika Serikat, 2015. Karya ilmiahnya juga sudah dipublikasikan di Journal of Population Economics, Journal of Housing Economics, Economics Letters, dan berbagai jurnal ilmiah lainnya. Juga penulis di American Thinker, salah satu media opini top di kalangan konservatif di AS.
Baca juga:
