Politik dan Pemerintahan

Perbatasan Indonesia-Philipina Masih Ada Masalah

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulut Drs Sanny Parengkuan menyerahkan kenang-kenangan kepada Deputi Pengkajian Strategik Lemhamnas RI Asis Wanto di ruang WOC kantor Gubernur Sulut. (Foto BeritaManado.com)
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulut Drs Sanny Parengkuan menyerahkan kenang-kenangan kepada Deputi Pengkajian Strategik Lemhamnas RI Asis Wanto di ruang WOC kantor Gubernur Sulut. (Foto BeritaManado.com)

Manado – Deputi Pengkajian Strategik Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhamnas) RI Asis Wanto menyatakan bahwa perbatasan antara Indonesia dengan negara tetangga Philipina masih ada masalah, yang membutukkan kesepakatan bersama antar kedua negara.

“Memang mengenai perbatasan masih ada masalah mengenai kedua negara, antara Indonesia dengan Philipina terutama masalah batas-batas yang sudah diasumsikan pada masing-masing negara, ini masih ada ketidak singkronan,” ujarnya usai melakukan pertemuan dengan pemerintah Provinsi Sulut diruang WOC kantor Gubernur.

Untuk mencapai kesingkronan tersebut Asis menambahkan ini perlu adanya pertemuan-pertemuan badan-badan perbatasan pada kedua negara untuk menyepakati dimana letak persetujuannya.

“Sampai sekarang asumsi kita sampai batas ini tapi asumsi dari negara Philipina mereka mempunyai ukuran tersendiri sehingga terjadi ketidak singkronan antar kedua negara,” katanya.

Dia menambahkan, masalah ini memang tugas negara, tugas Menteri Luar Negeri untuk melakukan koordinasi sampai tuntas antara kedua negara, kalau tidak pasti ada perselisihan masalah perbatasan kedua negara ini, baik laut maupun darat, katanya. (Jrp)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara