Kota Bitung

Penganiayaan, Guru Olahraga SMP N 1 Dipolisikan

Ilustrasi penganiayaan siswa (foto ist)
Ilustrasi penganiayaan siswa (foto ist)

Bitung – Kasus dugaan penganiyaan yang dilakukan salah satu oknum guru SMP Negeri 1 Kota Bitung rupanya berbuntut panjang. Pasalnya, orang tua korban, Imelda Abast menyatakan telah melaporkan kejadian yang menimpa anaknya Kenny Legoh (13) ke Polres Bitung.

“Kami sudah melakukan visum dan hasilnya nanti polisi yang ambil,” kata Imelda, Minggu (11/5/2014).

Imelda mengatakan, tindakan oknum guru JM alias Jemmy sangat tidak terpuji karena harusnya mendidik murid bukan malah menganiaya. “Tindakannya kami tak bisa terima, makanya kami laporkan ke Polisi agar tak terjadi pada siswa lainnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Bitung, Herman Rompis mengaku sangat menyayangkan ada oknum guru yang berperilaku seperti Jemmy. Dan informasi soal Jemmy mencekik salah satu siswanya sudah ia dengar.

“Tapi katanya sudah ada perdamaian. Akan tetapi kejadian seperti ini sangat tidak pantas,” kata Rompis.

Sebagai guru kata Rompis, seharusnya bertugas mendidik bukan menghajar murid. Dan dirinya berjanji akan menindak oknum guru olahraga itu. “Kejadian ini jadi pengalaman bagi semua guru untuk tidak melakukan perbuatan seperti itu dan tentu akan ada tindakan terhadap oknum guru itu,” katanya.(abinenobm)

Satu tanggapan untuk “Penganiayaan, Guru Olahraga SMP N 1 Dipolisikan”

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara