Bisnis dan Ekonomi

Pengamat Ekonomi Unsrat Ingatkan Importir

Rupiah Paling Anjlok Sejak 2009

Manado – Meningkatnya spekulasi stimulus di Amerika Serikat (AS) serta turunnya defisit perdagangan Indonesia, membuat nilai tukar rupiah terhadap mata uang Dollar AS menukik tajam selama empat tahun terakhir.

Seperti yang ditulis www.kompas.com, rupiah sempat menyentuh level Rp 10.294 kemudian terus merosot sampai di sore hari ke nominal Rp 10.300 per dollar AS yang merupakan titik terendah sejak Juli 2009.

Menurut Stanley Alexander, pengamat ekonomi dari Universitas Sam Ratulangi, melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS merupakan tanda awas bagi para importir.

“Ini tentu saja merugikan para importir karena kalau mereka kontrak harga di harga misalnya Rp 9800 dan sekarang Rp 10.300 tentu saja selisihnya cukup membuat importir berhitung ulang,” ujar Stanley. (erq)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara