
Manado, BeritaManado.com – Di tengah dinamika kondisi sosial dan politik, suara moral dari tokoh agama kembali menggema, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu.
Kali ini datang dari Pdt Haezar Sumual, M.Th, sosok gembala sekaligus akademisi.
Pdt Haezar Sumual yang dikenal dengan kepiawaian membangun jejaring lintas bidang.
Pdt Haezar yang adalah Ketua Sekolah Tinggi Teologi El Shaddai Manado, Biro Eksternal Majelis Daerah GPdI Sulut, dan Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulut, menegaskan pentingnya menjaga stabilitas dan persaudaraan di tanah Nyiur Melambai.
“Kondisi damai dan harmonis adalah fondasi utama pembangunan. Jika suasana kondusif terjaga, maka Sulawesi Utara akan semakin maju sesuai visi besar Gubernur Yulius Selvanus dan Victor Mailangkay. Mari kita jaga persatuan, mari kita dukung pemerintah, karena pembangunan bukan hanya kerja pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” tegas Pdt Haezar.
Sebagai seorang akademisi dan tokoh lintas agama, ia menilai bahwa pembangunan sumber daya manusia, penguatan sektor ekonomi, serta pengembangan pariwisata yang digaungkan Gubernur hanya akan terwujud jika masyarakat tetap solid dan tidak mudah dipecah belah.
Dalam kapasitasnya di FKUB, ia juga menekankan bahwa kerukunan antar umat beragama di Sulut adalah aset yang tak ternilai.
Kerukunan adalah wajah kita. Sulut dikenal dengan toleransi, dan itu modal kita untuk bergerak maju.
~ Pdt Haezar Sumual MTh
“Kerukunan adalah wajah kita. Sulut dikenal dengan toleransi, dan itu modal kita untuk bergerak maju,” ujarnya penuh keyakinan.
Gubernur Yulius Selvanus sendiri menegaskan komitmennya menghadirkan pemerintahan yang berpihak kepada rakyat: pembangunan yang merata, peningkatan SDM, dan penguatan ekonomi serta pariwisata.
Dukungan tokoh agama seperti Pdt Haezar semakin memperkuat arah perjalanan Sulut menuju provinsi yang maju, sejahtera, dan tetap harmonis.
(rds)
