Minsel

Paripurna Mendengarkan Pidato Presiden RI Joko Widodo, Minim Kehadiran Anggota DPRD dan SKPD Minsel

paripurna pidato kenegaraan presiden widodo
Amurang – Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Minahasa Selatan, dalam rangka Pidato Kenegaraan Presiden RI jelang Hari Ulang Tahun RI ke-70, di ruang sidang paripurna Dewan Minsel, Jumat (14/8/2015).

Menariknya, Rapat Paripurna Istimewa dengan MPR yang dipimpin Ketua MPR Sulkifly Hasan yang dirangkaikan dengan pidato Presiden RI Ir. Joko Widodo, hanya segelintir anggota dan pimpinan DPRD Minsel, tak terkecuali para SKPD Minsel dan para camat yang hadir. Namun seiring berjalanya waktu mulai bermunculan.

Rapat Paripurna Istimewa yang di pimpin Wakil Ketua Rommy D. Pondaag, SH. MH dilanjutkan mendengar pidato kenegaraan Presiden RI Ir Joko Widodo, sambil meminta, diharapkan kita semua dapat mengikuti jalannya pidato kenegaraan Presiden RI dengan tertib dan saksama, imbuh Pondaag.

Ada beberapa catatan saat mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo diantaranya, permasalahan yang dihadapi yaitu, siklus perekonomian global dan nasional yang mengganggu kestabilan nasional. Selain itu, Infrastruktur belum terintegrasi dengan baik, Bidang Maritim berupa Ilegal fishing, pencurian sumber daya laut masih banyak, Bidang Energi Ketersediaan listrik belum memadai, Bidang Kesehatan masih ada Gizi buruk, kematian ibu melahirkan masih tinggi, Bidang Pendidikan yakni capaian rata-rata pendidikan dasar hanya 8 tahun dari 12 tahun. Ada pulah, masalah kekerasan pada anak masih meningkat, kemiskinan dan kesejangan social, bencana alam, ujan salju di Papua dan perubahan iklim yang disebabkan adanya badai El Nino.

“Mengatasi persoalan pertama kemelut adalah persatuan yang diupayakan dalam berbagai kebijakan yakni peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur diseluruh wilayah Indonesia, kedua penguatan ekonomi berupa penggunaan rupiah untuk transaski dalam negeri. Membangun pasar-pasar di daerah sebagai penyanggah pertumbuhan ekonomi. ketiga, penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, melindungi masyarakat adat yang mengalami konflik agrarian serta memberantas pembalakan liar,” ujar Pondaag dalam catatan pada pidato Presiden RI Joko Widodo dalam rangka HUT RI ke 70 tahun. (sanlylendongan)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara