
Sangihe, BeritaManado.com — Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah (Disperindagda) Kabupaten Kepulauan Sangihe menjelang hari raya Natal 2021 dan Tahun Naru 2022 (Nataru) memeriksa kelayakan bahan pokok yang beredar di pasar serta pusat perbelanjaan.
Kepala Dinas (Kadis) Perindagda Sangihe, Gory Londo memastikan, pihaknya telah memonitoring barang dan kebutuhan serta kelayakan bahan pokok yang terjual di toko sembako yang ada di pasar towo,e Tahuna.
Dapat dipastikan barang yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi baik dan layak jual.
Selain memastikan kelayakannya, Disperindagda Sangihe juga memastikan stok bahan pokok jelang perayaan Nataru mencukupi hingga awal 2022.
“Jadi menjelang Natal dan Tahun Baru ini, kami tetap melaksanakan operasi pasar, kami mensurvei harga dan kelangkaan bahan pokok,” kata Gory Londo kepada sejumlah wartawan.
Senin, (6/12/2021)
Menurutnya, hingga kini tidak ada kelangkaan sembako, karena distribusi barang lancar sementara yang diantisipasi adalah lonjakan harga.
“Dari hasil pendataan kami di lapangan, bahan pokok masih bisa tercukupi karena pada Rabu besok akan ada stok yang masuk ke Sangihe lewat Tol Laut,” ungkap Londo
Terkait kestabilan harga bahan pokok, Disperindag akan terus berkoordinasi dengan pedagang dan distributor.
“Dan nantinya kami akan berkoordinasi dengan pedagang, terutama para distributor,” sebutnya.
Sementara itu, terkait kelayakan barang pokok, Londo menyebutkan Disperindag bakal memeriksa toko sembako hingga pusat perbelanjaan.
Termasuk pula melihat kondisi bahan pokok supermarket yang ada di kabupaten sangihe. Sehingga dapat dipastikan barang yang dijajakan kepada masyarakat dalam kondisi bagus dan layak jual.
“Mungkin Minggu depan kami bersama pihak BPOM akan turun ke supermarket.
Wewenang kami untuk melakukan monitoring dan pengawasan.
Jika ditemukan ada barang yang kadaluarsa/tak layak maka kami sita dan akan dimusnakan,” ungkap Londo.
Meike mouren salah satu pedagang sembako di Pasar Towo,e Tahuna, berharap harga bahan pokok tetap stabil, atau tidak ada lonjakan secara drastis menjelang Nataru.
Dari pengalaman Tante oyen selama ini, tiap menjelang perayaan dua hari besar itu, harga kebutuhan pokok selalu naik. Kenaikan harga biasanya dimulai pada H-2 atau H-1 Natal.
“Kalau semua harganya naik, untuk menambah stok barang kami juga susah karena membutuhkan modal besar juga, jadi kami pedagang kecil berharap tidak ada kenaikan harga bahan pokok,” tandasnya
(Erick Sahabat)
