Kawanua

‘Nyanyian Angsa’ Bergema di Bitung: Kesunyian itu Menyakitkan!

“Kendati mesti juga diakui, pada beberapa bagian awal, musik telah cukup mampu menerjemahkan ratapan dan desahan kesepian Leonardo, sehingga terasa menyayat dan sedih. Panggung yang sempit dan padat dipenuhi properti, mengesankan kebekuan Leonardo dalam mengembangkan pergerakan yang lebih leluasa. Tata suara, baik untuk dialog para aktor maupun musik, terasa mengganggu telinga,” ujarnya menggambarkan suasana pementasan.

Dilanjutkan Buyung, melalui pementasan ini, NCCL dan WaleTeater hendak menyentuh batin setiap penonton bahwa betapa menyiksanya kesepian itu dan bahwa waktu bisa berlalu begitu cepat menanggalkan semua kejayaan seseorang.

“Kematangan akting, khususnya pada aktor Eric Dajoh, cukup menyentuh, dan memperlihatkan secara nyata kerapuhan dan ketidakberdayaan manusia dalam menghadapi kesunyian, kesendirian hidup dan kesepian yang akut, suatu hal yang pasti terjadi dalam kehidupan ini, dan tak mungkin ditolak. Usia yang terus menua, rasa kurang dihargai kurang perhatian, tubuh yang kian renta dan rapuh, beban sakit, serta kematian yang terus menghantui, adalah hal-hal yang terus meneror penonton. WaleTeater cukup berhasil mengolah lakon ini sebagai sebuah refleksi kehidupan,” ujarnya seraya melanjutkan jika sajian seperti ini semakin langka di panggung-panggung pertunjukan teater di Manado.

Apalagi, tambah dia, pementasan ini digelar sebagai peringatan Hari Teater Sedunia yang jatuh setiap 27 Maret, dan karya Chekov ini juga diangkat sebagai peringatan hubungan persahabatan Indonesia-Rusia yang ke 70 tahun.

Diketahui, pementasan ‘Nyanyian Angsa’ di Kota Bitung merupakan rangkaian tur teater WaleTeater Manado dan NCCL.

'Nyanyian Angsa' Bergema di Bitung: Kesunyian itu Menyakitkan!
Lakon Nyanyian Angsa yang akan dipentaskan di Manado

Pada pementasan kedua nanti akan berlangsung di Café PojokIndie Manado, Selasa (30/3/2021) besok

Pementasan yang pertama berlangsung di panggung NCCL Sagerat Bitung dan disambut antusias oleh para pemerhati teater di kota Bitung, juga yang datang dari Airmadidi, Manado dan Kotamobagu.

Ikut hadir menyaksikan dalam pementasan tersebut Dr. Audy Pangemanan selaku Sekretaris Kota Bitung serta hadir juga sastrawan Reiner Emyot Ointoe.

(***/AnggawiryaMega)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara