
Manado, BeritaManado.com – Nortje Van Bone (NVB) ketua Demokrat Manado menyatakan bahwa Elly Engelbert Lasut (E2L), Agus Harimurti Yudhoyono) AHY dan partai Demokrat mendoakan dengan setulus hati bagi perjuangan Prabowo-Gibran dalam menghadapi putusan Mahkamah Konstitusi terhadap gugatan capres lain sehingga didapatkan keputusan yang terbaik.
“Kami sudah berjuang dan berusaha sisanya biarkan Tuhan yang beracara makanya selain usaha yang sudah kami lakukan sekarang kami doakan supaya Tuhan berkenan Prabowo-Gibran memimpin indonesia,” ujar NVB sapaan akrab ketua Demokrat Manado tersebut.
Ditambahkan lagi oleh Ketua DPC manado Nortje Van Bone, bahwa kami seluruh DPC Demokrat se Sulawesi Utara dan seluruh kader mendoakan supaya Prabowo Subianto dan Mas Gibran bisa di sahkan oleh MK sebagai Presiden dan wakil presiden RI 2024-2029 demi indonesia yang lebih baik.
“Demokrat masih fokus untuk berjuang bersama prabowo gibran di Mahkamah Konstitusi sampai pengesahan KPU sehingga perjuangan kita belum selesai karena rusak demokrasi kita jika tuntutan calon lain untuk menggugurkan pak prabowo putra kawanua jika dikabulkan MK (Mahkamah Konstitusi), atau jika harus diadakan pemungutan suara ulang untuk pilpres karena ada beberapa daerah termasuk sulut yang juga dituntut oleh capres lain agar diadakan pemungutan suara ulang (PSU) karena Sulut sebagai daerah asal pak Prabowo Subianto mengalami kemenangan tertinggi se indonesia berkat kerja keras seluruh kader demokrat dan TKD serta partai lain selain juga memang ketokohan pak Prabowo,” jelas Nortje.
Maka dari itu, pimpinan partai Demokrat se Sulut berkumpul beberapa minggu ini berjuang memperkuat tim hukum untuk menghadapi gugatan capres lain sehingga E2L dan AHY serta Demokrat benar tulus ke pak Prabowo.
“Makanya kami belum membuka pendaftaran atau penjaringan calon secara terbuka karena memang perjuangan belum berakhir, kasihan rakyat negara ini dan uang negara yang akan sia sia jika terjadi PSU (Pemungutan suara ulang) alias berapa banyak lagi uang negara akan dihabiskan demi PSU apalagi jika ada keinginan untuk diskualifikasi pak Prabowo dan mas Gibran makanya demi bangsa dan negara kami harus tetap kawal dan tetap berjuang demi kepentingan umum dan kami mengesampingkan kepentingan pribadi karena yang utama masa depan bangsa dengan pak Prabowo dan mas Gibran pemimpin yang tepat,” ujar NVB figur populis ini.
Sementara itu di tempat terpisah sekretaris DPC Demokrat Manado Royke Anter juga menyampaikan bahwa E2L dan Demokrat terus bergerak membantu korban erupsi Gunung api di sulut via HBL foundation maupun E2L sendiri dan partai Demokrat se Sulawesi Utara namun tetap harus mengawal pak Prabowo sampai detik terakhir di mahkamah konstitusi yang putusannya 22 april 2024 ini.
“Karena Sulut adalah salah satu daerah yang dituntut oleh lawan kita di pilpres untuk diadakan PSU (Pemungutan Suara Ulang) makanya kami Demokrat “Mati kalau mati putra kawanua harus Presiden,” kuncinya.
(Jhonli Kaletuang)
