Berita Utama

Nilai Wajar Joune Ganda Masuk Radar Cagub, Taufik Tumbelaka Sebut PDIP Kalah Jika Salah Mengusung Calon

Nilai Wajar Joune Ganda Masuk Radar Cagub, Taufik Tumbelaka Sebut PDIP Kalah Jika Salah Mengusung Calon
Pengamat politik dan pemerintahan Sulut Taufik Manuel Tumbelaka

Manado, BeritaManado.com – Pasca Pemilu Legislatif (Pileg) di Sulawesi Utara (Sulut), fokus masyarakat kini beralih ke Pemilu Kada atau Pilkada khususnya Pilkada Gubernur. 

Saat ini mulai ramai siapa calon Gubernur dan Wakil Gubernur versi PDI Perjuangan (PDIP).

Dinamika ini turut menggugah pengamat politik dan pemerintahan Sulut, Taufik Manuel Tumbelaka.

“Untuk Pilgub Sulut baru Partai Golkar dan Demokrat yang sudah menyiapkan kandidat. Golkar mengusung Christiany Eugenia Paruntu (CEP) atau Tetty Paruntu. Sedangkan Demokrat sudah mengutus Elly Engelbert Lasut (E2),” kata Taufik Tumbelaka kepada BeritaManado.com, Rabu (13/3/2024).

Sehingga, Tumbelaka menilai wajar banyak pihak menantikan siapa kandidat yang akan diusung PDIP.

“Sebagai partai politik yang mendominasi konstelasi politik Sulut selama 10 tahun terakhir, maka kandidat PDIP tentunya ditunggu,” terang jebolan Fisipol UGM ini.

Bermunculan sejumlah nama yang diprediksi sebagai ‘jagoan’ PDI Perjuangan untuk Pilgub Sulut, Tumbelaka punya pandangan menarik.

PDIP punya sejumlah kader yang seimbang sebagai lapis kedua dari ‘sang patron’, Olly Dondokambey (OD). 

Situasi mirip dengan Partai Golkar di masa AJ Sondakh, ada sejumlah lapis kedua yang seimbang seperti Jimmy Rimba Rogi, Vreeke Runtu dan lainnya. 

PDI Perjuangan punya Steven Kandouw, Joune Ganda, Maurits Mantiri, James Sumendap dan lainnya. 

“Jadi, tidak mudah menentukan pilihan terlebih ‘sang ‘patron Olly Dondokambey secara aturan tidak bisa maju lagi,” tutur Tumbelaka.

Otomatis terjadi kalkulasi politik serius, terlebih pasca Pemilu, Tetty Paruntu dari Golkar meskipun hanya menjaga suara untuk DPR RI tapi mulus melenggang ke Senayan. 

“Demikian juga Elly Lasut di atas angin karena sang putri, Hillary Lasut, memperoleh suara signifikan, menunjukan Partai Demokrat Sulut solid,” tukas Tumbelaka.

Terkait munculnya nama Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda, menurut Tumbelaka adalah wajar.

“Sampai saat ini nama Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Steven Kandouw masih dianggap prioritas walaupun belum ditetapkan,” jelas Tumbelaka.

Namun sosok Joune Ganda memang berpotensi menjadi alternatif yang menarik, dikarenakan berkiprah belum 5 tahun di dunia politik Sulut namun kepemimpinannya sebagai Bupati, sangat menonjol. 

Bahkan, masuk 5 besar Bupati dan Walikota se Indonesia yang dianggap ‘pemimpin masa depan Indonesia’. 

“JG dalam rentang waktu pendek sebagai Bupati Minut, berani membuat keputusan fokus pembangunan pada pembenahan kinerja organisasi dan manajemen (OM) internal, salah satunya dengan meraih opini BPK, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), sebelumnya opini buruk,” terang Tumbelaka.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara