
Manado, BeritaManado.com — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Nick Adicipta Lomban mengingatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk merealisasikan indikator kinerja utama sehingga visi dan misi gubernur, wakil gubernur dapat tercapai.
Menurut Nick di Dinas Kesehatan anggarannya cukup terbatas, yang artinya banyak hal yang harus dilakukan efisiensi.
“Saya menyarankan agar, sinkronisasi antar SKPD harus dilakukan untuk mencapai target yang ingin kita capai,” ucap Nick Jumat, (1/8/2025) pada rapat pembahasan RPJMD.
Lanjut Nick, pagi anggaran di Dinas Kesehatan sebesar Rp290 miliar.
Mandatory spending 10% sudah dihapus dan tidak berlaku lagi.
“Artinya, Rp290miliar kalau dibandingkan dengan kondisi APBDd kita, berarti kurang lebih 5% lah. Sehingga dengan keterbatasan anggaran di semua SKPD, maka perlu ada kolaborasi termasuk yang crosscuting,” kata Nick.
Lanjut Nick terkait dengan Promotif Preventif yang merupakan dua konsep dalam pelayanan kesehatan itu juga bisa ada di Dinas yang lain.
“Misalnya, preventif kan supaya masyarakat tidak sakit, ada hubungannya dengan Dinas pemuda dan olahraga,” terang Nick.
Dalam rangka memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) secara global termasuk kesehatannya, juga dengan Dinas Sosial.
“Ada Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berpengaruh pada sumber daya manusia,” ungkap Nick.
“Jadi, crosscuting ini harus benar-benar dilakukan dengan efektif dan efisien agar mampu mencapai target visi, misi dari pak gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay serta indikator kinerja tetap tercapai dengan kolaborasi antar SKPD,” jelas Nick.
(Erdysep Dirangga)
