Minsel

Natal di Minsel Khusuk, Ormas Islam Amurang Jaga Gereja

AMURANG – Minggu, 25 Desember 2011 umat Nasrani sedunia merayakan Natal Yesus Kristus. Sama halnya di Kabupaten Minsel, suasana Natal di gereja-gereja dalam rangka ibadah diatas berjalan khusuk.
Menariknya, khadim atau pemimpin ibadah disemua gereja dalam hotbah mengutip dalam bacaan Alkitab Yohanes. Di GMIM Tesalonika Buyungon, Pdt Margo Mondoringin-Jacob, STh juga mengutip bacaan Alkitab Yohanes tentang kelahiran Yesus.

“Banyak jemaat masih sulit menghilangkan bermain judi, mabuk-mabukan. Atau pejabat yang suka korupsi uang rakyat. Tak hanya itu saja, suka main perempuan dan lain-lain. Bukannya datang masuk ibadah di Natal, malahan hanya mabuk-mabukan dan main judi,”sebut Pdt Margo.

Menurutnya lagi, banyak jemaat yang suka cari masalah dengan anggota lainnya. Sayang beribu sayang hal-hal seperti itu di moment Natal ini harusnya hilang atau saling introspeksi diri soal hal diatas.
Lebih menarik lagi, semua gereja di jalan Trans Sulawesi dijaga Ormas Islam selain anggota Polres Minsel.

“Ya, torang ikut berjaga-jaga keamanan gereja. Kalau gereja di Amurang dan Minsel harus aman. Karena kita disini sudah seperti keluarga,” kata Azis M, pimpinan Ormas Islam Amurang kepada beritamanado, kemarin.
Sama halnya dengan ibadah Senin (26/12) di Natal kedua. Menariknya, semua gereja melakukan sakramen baptisan. “Ada ratusan anak balita melakukan sakramen baptisan kudus. Ini sudah menjadi tradisi GMIM di tanah Minahasa,” ujar Pdt D Maleke-Maindoka, STh Ketua BPMJ Tesalonika Buyungon yang dibenarkan Pdt Ranny Muntu, STh Ketua BPMJ Galilea Kilometer Tiga.
Dari pantauan media ini, ibadah Natal pertama dan kedua di GMIM, GPdI, Katolik dan KGPM serta dedominasi gereja berjalan khusuk. (ape)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara