
MANADO – Hanny Joost Pajouw (HJP) dan Gregorius Tonny Rawung (TORAng) memiliki semangat yang sama, ketika menjadi pemimpin pilihan rakyat Kota Manado, dalam pemilihan umum 9 Desember 2015 mendatang.
HJP pada wartawan baru-baru ini menyebutkan, dengan semangat mengutamakan penyempurnaan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur berbasis kerakyatan, mereka bertekad tidak membebankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Termasuk diantaranya komitmen untuk tidak menambah pengadaan kendaraan dinas baru khusus wali kota dan tidak melakukan perjalanan dinas pada awal tahun kepemimpinan.
“APBD yang pro rakyat, tidak perlu dibebankan dengan pembelian Mobil Dinas yang terkesan yang melakukan pemborosan anggaran. Bisa dibayangkan jika dalam satu instansi, terlalu banyak kendaraan dinas, sementara dana pembalian itu dapat dimaksimalkan untuk pembangunan fasilitas-fasilitas yang menunjang kepentingan umum dan ekonomi kerakyatan, sudah tentu kita dapat dengan leluasa menggunakan APBD untuk semata-mata pada pembangunan,” jelas Hanny.
Sedangkan soal perjalanan dinas ke luar negeri, calon walikota yang diusung PDIP dan NasDem ini menyebutkan untuk tahun pertama pemerintahan HJP – ToRA, tidak akan melaksanakan perjalanan dinas ke luar negeri.
“Melakukan perbaikan dan pembenahan, tidak harus mencontoh negara luar, tetapi kita dapat mengambil pola kearifan lokal dan kebudayaan sendiri, yang mampu mempertahankan jatidiri bahkan diakui oleh negara luar seperti Bali. Sehingga kami berkomitmen, tahun pertama, belum akan melakukan perjalanan dinas luar negeri,” kata pria yang menyelesaikan pendidikan tingkat dasar dan menengah di Langowan ini.(ads)
