Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Bambang Wibowo menambahkan bahwa rumah sakit di seluruh Indonesia telah menyiapkan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN selama libur Lebaran.
“Rumah sakit tetap menyediakan layanan rawat inap, rawat jalan, maupun layanan cuci darah selama periode libur Lebaran. Melalui Posko Mudik BPJS Kesehatan, akses masyarakat terhadap layanan kesehatan juga semakin terbantu,” ujar Bambang.
Di sisi lain, Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia Tulus Abadi mengingatkan masyarakat untuk memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif sebelum melakukan perjalanan mudik.
“Kami tidak ingin ada peserta yang tertolak secara administratif ketika mengakses layanan kesehatan. Karena itu masyarakat perlu memastikan status kepesertaan JKN dalam kondisi aktif sebelum mudik,” kata Tulus.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi fisik dan mental selama perjalanan, mengingat kelelahan menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Sementara itu, Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korps Lalu Lintas Polri Sandhi Wiedyanoe menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan analisis lalu lintas menjelang periode libur Lebaran 2026 untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan.
“Dari berbagai kajian yang dilakukan, faktor human error masih menjadi penyebab utama kecelakaan. Karena itu masyarakat diimbau memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh saat mudik,” jelasnya.
(***/srisurya)
