Minut

Mokolensang: Olly Dondokambey Persilahkan KPK Geledah

Kolongan – Denny Mokolensang selaku Hukum Tua Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara, mengatakan, penggeledahan yang dilakukan pihak KPK di rumah Olly Dondokambey mendapat respon baik dari pemilik rumah itu.

“Pak Olly telepon, kasih tahu kalau pihak KPK silahkan menggeledah semua isi rumah, kalau pun ada pintu atau ruangan yang terkunci dan indikasi KPK dicurigai, itu bisa dibongkar,” ungkap Mokolensang kepada BeritaManado.com usai penggeledahan.

Diakui Mokolensang, ada dua meja dan dua kursi yang diangkut pihak KPK. Mokolensang juga sebagai pihak yang bertanggungjawab atas barang-barang yang dibawa pihak KPK.

“Yang bertanda tangan akan barang-barang pak Olly yang diangkut KPK ada tiga, saya sebagai Hukum Tua, kemudian pihak pak Olly dan pihak KPK,” ujar Mokolensang.

Ditambahkan Mokolensang, dari barang yang diangkut KPK, dikisarkan Rp 31 juta. (robin)

5 tanggapan untuk “Mokolensang: Olly Dondokambey Persilahkan KPK Geledah”

  1. @Adano…
    memang ‘kesannya’ seperti yang ada uraikan itu…

    tapi menurut saya…KPK gak tahu latar belakang dan kiprah OD selama ini…
    mereka berpikir ‘operasi’ mereka terhadap rumah OD merupakan inspeksi mendadak…dan pasti menemukan bukti…

    Mereka gak tahu bahwa selama ini OD sering diobok-obok di daerah sebagai —-…jadi sudah pasti si ‘bung’ ini sudah tahu bahwa suatu saat akan ada penggeledahan di rumahnya…

    seperti kata tetangga saya…bahwa mobilnya banyak sekali kekurangan jika diperiksa polisi…tapi dia sengaja membiarkan satu buah kaca spionnya gak ada…jadi si polisi begitu melihat kaca spion langsung membuat surat tilang tanpa memeriksa lebih lanjut…

    tapi yang penting kita semua tahu bahwa pemeriksaan KPK terhadap Olly Dondokambey sudah dimulai…!

  2. Olly,kemari2di puja dan di puji oleh sang raja pe guasa sulut.. knp skarang masuk perangkap???…. ha ha ha,,.. masyarakat tau.. dan tdk buta. Apa yg terjadi dgn olly dk… saat ini. Knp kpk nda bertindak jau2 hari. Sangat jelas apa yg kpk lakukan saat ini merupakan pesanan dan menjadikan nama olly di masyarakat sulut hancur..

  3. Kerja KPK cuma angkat meja dan kursi kayu di rumah olly . Lebe bae KPK usut Pemkot Manado masalah lahan reklamasi 16 persen di Megamas , Mantos dan Marina , karna disitu penyelamatan aset negara

  4. Kelihatan beda skali dengan penggeledahan2 untuk kasus lain..

    KPK mencoba men-shock-therapy si bung ini dengan alasan ada pengusutan kasus tersangkah lainnya.
    Tapi kalau melihat situasi, terang saja masyarakan banyak yg berpikir bahwa ini berbau politis.
    Karna sudah begitu lama si bung ini di gosipkan dengan seabrek kasus2 korupsi, dan sangat terlihat kalau si bung ini mungkin saja adalah pejabat yang paling sering bolak-balik ke KPK.
    Dan kalau status saksi bisa di geledah, kenapa KPK tidak menggeledah sejak semula? Bukankah penggeledahan yg “terlambat” ini malah hanya membuat masyarakat berfikir “So hilang semua tuh bukti baru di-geledah”. Dan kenapa juga geledahnya nanti ketika sudah dekat2 denag Pileg/Pemilu?..

    Kita hargai tindakan KPK ini,,,walaupun menurut saya terlalu BOBOU bumbu laeng ini…

    Sperti yg sering saya sebut bahwa si Bung ini selalu menantang!
    Lihat saja pesannya buat penyidik KPK lewat KumTua: “Bongkar jo…kong priksa samua!”

    Jadi..KPK lanjut saja sampai ketemu sesuatu yang signifikan.
    Masyarakat akan wow dan terkesima kalau nanti ketemu: banyak gepokan USD, Mobil Mewah, timbunan emas, atau bukti2 belanja yang sangat besar dll….

    Lebih baik di prosess terus sampai terbukti atau tidak.
    Kalau terbukti dihukum, dan kalau tidak, di bersihkan namanya..

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara