MANADO – Setelah melakukan demo di PT Pertamina cabang Manado, mempertanyakan kelangkaan minyak tanah (mitan). Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Manado berencana membuka posko pengaduan masyarakat terkait dengan kelangkaan minyak tanah. Hal ini diutarakan Wakil Ketua DPC GAMKI Manado Bidang Organisasi, Frangky Mocodompis, Rabu (14/12).
Mocodompis, mengatakan, Posko pengaduan ini nantinya bertujuan mengetahui penyebab-penyebab kelangkaan minyak tanah. ”Khan kita butuh kajian apa penyebab kelangkaan mitan, dan solusinya apa. Mungkin nanti saat dibuka Posko pengaduan masyarakat akan membeberkan kendala saat konversi ke gas, dan lainnya, ”ujar Mocodompis.
Sedangkan Wakil Sekretaris DPC GAMKI Manado, Frangky ‘Kiki’ Tamara, mengatakan, jika kelangkaan minyak tanah masih terus terjadi maka pihaknya akan kembali turun ke jalan, dan mempertanyakan kelangkaan minyak tanah ke kantor DPRD Sulut, dan kantor Gubernur Sulut. ”Khan Pertamina saat ini berkelit bahwa mereka hanyalah penyalur, sedangkan yang menentukan penambahan kouta adalah pemerintah, ” ujar Tamara.(del)

Kalu so dapa pengaduan, dorang mo beking apa? Mengubah air menjadi minyak tanah??