Berita Utama

Mobil Rongsokan “Dipamerkan” Di Pinggir Jalan

Mobil Tua/Rongsokan dibiarkan dipinggir jalan
Mobil Tua/Rongsokan dibiarkan dipinggir jalan

MANADO – Jika pedagang kaki lima (PKL) tidak diizinkan berjualan di pinggir jalan, lainnya halnya dengan mobil tua banyak dijumpai di Kota Manado di parkir dan sengaja dibiarkan oleh pemiliknya dipajang di pinggir jalan.

Pantauan beritamanado di beberapa ruas jalan di Kota Manado tampak mobil tua yang mestinya sudah menjadi rongsokan masih “dipemerkan” seperti di jalan menuju pasar Karombasan tepatnya ruas yang memisahkan Asrama Polisi (Aspol) dan Asrama Gabungan (Asgab), Kelurahan Wanea, Kecamatan Wanea, Manado.

Pemandangan yang sama juga terlihat di lorong Kelurahan Ranotana dan tempat-tempat lain di Kota Manado, “mungkin mereka sengaja agar masyarakat tahu, dulu mereka pernah memiliki mobil,” sindir seorang warga yang kebetulan lewat di ruas jalan Asgab dan Aspol.

“Mestinya pemerintah kota bersikap tegas terhadap para pemilik mobil tua yang sudah tidak digunakan memarkir kendaraan mereka di tepi jalan karena selain mengganggu dan membahayakan pengguna jalan, sarana umum termasuk jalan tidak boleh hanya digunakan untuk kepentingan pribadi,” ujar Dino Sekoh, warga Paal II.  (JRY)

2 tanggapan untuk “Mobil Rongsokan “Dipamerkan” Di Pinggir Jalan”

  1. MKPD apa leh … napa kota Manado kurang ta biar. kaki lima so mulai banya. manado so ndak ta urus. depe pimpinan sibuk pilkada, sibuk pencitraan pasang baliho .. karu ehhhhhh ..

  2. masyarakat manado harusnya dan mendukung program mulia MKPD 2010..termasuk juga para pengambil kebijakan di kota tinutuaan ini, tapi bagimana kang…oh Manado..do e dang…apa stou dorang2 pemau..mo jadi apa dang ini manado kalu bagini model..?

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara