Mitra – Menyikapi maraknya kasus kekerasan terhadap kaum jurnalis bahkan berujung pada aksi penikaman yang menewaskan Rio Linggotu (27) salah satu wartawan Surat Kabar Harian (SKH) Lokal METRO Manado, Jurnalis Independen Mitra (JIM) lewat Ketua Stanly Kalumata mengutuk aksi biadap ini.
“Atas nama rekan-rekan jurnalis pos liputan Minahasa Tenggara, saya mengucapkan turut berduka dan saya mengutuk aksi biadap yang dilakukan terhadap rekan kami Rio,” ujar Kalumata geram.
Ia kemudian mendesak aparat kepolisian untuk menuntaskan kasus ini dan memberikan hukuman yang seberat-beratnya bagi pelaku agar tidak lagi terjadi aksi serupa. “Semua yang terlibat dalam kasus ini untuk diadili sesuai perbuatannya, jangan sampai ada yang lolos. Karna kita pun akan mengawal prosesnya sampai tuntas,” tegasnya.
Lanjut Kalumata, maraknya aksi kekerasan dikalangan pers seolah menandakan bahwa daerah ini tak aman lagi. Ini bukan saja bagi kaum jurnalis melainkan bagi seluruh warga. Untuk pihak kepolisian harus giat lagi soal bagaimana menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, serta menekan angka kriminalitas.
Dikatakannya juga, beberapa waktu terakhir para pekerja pers di Sulut terus saja mendapat perlakuan yang tidak nyaman, apakah hal ini ada kaitannya dengan pemberitaan atau tidak, yang pasti aksi ini harus dihentikan. “Demikian pun bagi kawan-kawan jurnalis untuk kita terus menyatakan perang terhadap kekerasan serta menjaga profesionalisme kita sebagai kontrol sosial di Masyarakat,” pungkasnya. (dul)
