Berita Utama

Tak Lagi Pegang Kursi Gubernur, Mesin PDI Perjuangan Sulut Bergerak dari 1.839 Ranting

Acara dibuka langsung Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, bersama Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut sekaligus Bendahara Umum DPP, Olly Dondokambey.

Turut hadir sejumlah kader daerah, di antaranya anggota DPRD Bolaang Mongondow Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Rahman Salehe.

Dari titik awal tersebut, rangkaian Bulan Bung Karno terus bergulir sepanjang Juni di berbagai kabupaten dan kota.

Termasuk peringatan yang digelar DPC PDI Perjuangan Kepulauan Sitaro, yang diwarnai pernyataan reflektif sejumlah kader mengenai makna kebangsaan.

Rangkaian itu kemudian mencapai puncaknya melalui final Soekarno Cup U-17 yang ditutup langsung Olly Dondokambey pada awal Juli 2026.

Persmin Junior tampil sebagai juara.

Pola tersebut menegaskan karakter organik visibility PDI Perjuangan Sulut: dibangun melalui simbol ideologis dan mobilisasi kader, bukan dari panggung kenegaraan.

Merawat Silaturahmi Politik: Dari Sapi Kurban hingga Musyawarah Cabang

Di sela agenda besar tersebut, PDI Perjuangan Sulut juga aktif merawat basis sosial melalui kegiatan yang lebih personal.

Menjelang Idul Adha akhir Mei 2026, Olly Dondokambey menyalurkan bantuan sapi kurban untuk warga Kepulauan Sangihe.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sangihe, Denny Roy Tampi, menegaskan langkah tersebut sebagai komitmen partai untuk “terus hadir di tengah masyarakat” dan menjaga silaturahmi antarumat beragama.

Momentum konsolidasi lokal turut berlangsung melalui sejumlah Musyawarah Anak Cabang atau Musancab di berbagai kabupaten.

Termasuk Musancab di Sangihe pada 21 Mei 2026 yang turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi XII Rio Dondokambey dan Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen.

Kehadiran sejumlah figur tersebut menunjukkan bagaimana jejaring politik PDI Perjuangan di Sulawesi Utara tetap luas meski tidak lagi memegang kursi gubernur.

Penguatan Kapasitas Legislatif: Bimtek Nasional di Makassar

Selain kerja struktural dan simbolik, PDI Perjuangan Sulut juga memperkuat sisi teknokratis kadernya di parlemen.

Pada 25–28 Juni 2026, dua legislator Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bolaang Mongondow Timur, Rahman Salehe dan Meidy Lensun, mengikuti Bimbingan Teknis Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan se-Indonesia di Makassar.

Agenda tersebut menjadi ajang konsolidasi nasional bagi ratusan legislator partai untuk meningkatkan kompetensi dalam menjalankan tugas konstitusional.

Sikap kooperatif kader PDI Perjuangan di parlemen daerah juga tergambar dalam rapat paripurna DPRD Sulut pada 23 Juni 2026.

Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya, Jeane Lalujan, menyatakan dukungan atas pembahasan lanjutan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Ranperda Perizinan Berusaha Daerah.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara