
Tomohon, BeritaManado.com — Adalah hal yang tidak terbantahkan bahwa kebangkitan Yesus menjadi jaminan sekaligus membawa keselamatan bagi umat manusia.
Demikian disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara Melisa Gerungan kepada BeritaManado.com, Minggu (9/4/2023).
Dikatakannya, bahwa cinta adalah alasan utama mengapa Allah rela memberikan anak-Nya Yesus Kristus sebagai korban tebusan atas dosa-dosa manusia.
“Dengan pemberian diri hingga mati di salib, Yesus telah membuktikan diri-Nya sebagai manusia sejati dengan totalitas ketulusan cinta bagi umat ciptaan-Nya,” ungkap Melisa Gerungan.
Ditambahkannya, jika sedemikian Tuhan sendiri memberikan cinta seutuhnya, maka manusia sebagai umat tebusan-Nya juga harus melakukan hal yang sama, setidaknya di dalam lingkungan terkecil keluarga.
“Cinta Tuhan telah teruji selama ribuan tahun, sejak zaman bangsa Israel hingga waktu dimana kita hidup saat ini. Dari semua momentum karya penyelamatan manusia, semua itu dilakukan Allah karena cinta,” tandasnya.
Dari perjalanan bangsa Israel, manusia dapat belajar betapa Allah begitu menjadi pribadi yang maha mengampuni, meski umat-Nya berulang kali melakukan dosa.
Melalui nabi-nabi-Nya, Allah memberikan pesan bahwa manusia tidak bisa mendua hati dengan menggambarkan diri pada berhala dan hal-hal yang duniawi.
“Sampai pada suatu momentum Allah sendiri membuat keputusan, Ia sendiri yang harus melakukan penyelamatan itu. Hadirlah Yesus Sang Juruselamat, dimana pengorbanan-Nya siperingati pada Jumat Agung dan kebangkitan-Nya kita rayakan pada momentum Paskah setiap tahun,” tuturnya.
(Frangki Wullur)
