
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Minahasa Geovanny Rorora saat melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos RI
Penulis: Frangki Wullur | Tondano
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa terus mengupayakan reaktivasi usulan Gelar Pahlawan Nasional bagi Kyai Modjo (Kyai Muhammad Muslim) melalui koordinasi dan konsultasi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Mewakili Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Wakil Bupati Vanda Sarundajang dan Sekretaris Daerah Lynda Watania, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Minahasa Geovanny Rorora, melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos RI.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan diterima Direktur Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan, dan Restorasi Sosial, Yahya.
Pertemuan membahas mekanisme, tahapan, serta kelengkapan administrasi yang diperlukan untuk mengaktifkan kembali proses pengusulan Kyai Modjo sebagai Pahlawan Nasional.
Kabag Kesra Minahasa Geovanny Rorora, mengatakan pihaknya memperoleh arahan langsung dari Kementerian Sosial terkait langkah-langkah yang harus dipenuhi agar usulan yang sempat terhenti sekitar 13 tahun lalu dapat diproses kembali.
“Puji Tuhan, kami diterima dengan sangat baik dan memperoleh arahan terkait proses reaktivasi usulan Gelar Pahlawan Nasional bagi Kyai Modjo. Ini menjadi langkah penting bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk segera menindaklanjuti seluruh persyaratan yang diperlukan agar proses pengusulan dapat kembali berjalan,” ujarnya.
Menurut Rorora, perjuangan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa Kyai Modjo sebagai pejuang sekaligus ulama yang mewariskan nilai persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan. Nilai-nilai itu, katanya, masih hidup dan terpelihara di tengah masyarakat Kampung Jawa Tondano.
Karena itu, Pemkab Minahasa berkomitmen terus mengawal proses pengusulan hingga tuntas dengan dukungan penuh Bupati Robby Dondokambey, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, dan Sekda Lynda Watania.
“Harapan kami, perjuangan ini dapat membuahkan hasil sehingga Kyai Modjo memperoleh penghargaan tertinggi dari negara sebagai Pahlawan Nasional. Ini bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kampung Jawa Tondano, tetapi juga seluruh masyarakat Minahasa dan Indonesia,” katanya.
Di sela agenda tersebut, Kabag Kesra juga bersilaturahmi dengan Staf Ahli Wakil Menteri Sosial, Anton Joko Susmana, sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi dengan jajaran Kementerian Sosial RI.
Pemkab Minahasa berharap reaktivasi usulan ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan kembali pengakuan negara atas jasa Kyai Modjo, sekaligus memperkuat nilai sejarah, persatuan, dan kebhinekaan yang menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa Indonesia.
