
Manado – Ada yang menarik sebelum dimulainya rapat sinkronisasi Pansus LKPJ bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin Sekprov Rachmat Mokodongan. Rapat yang rencananya dimulai pukul 10.00 WITA harus molor hingga sekitar pukul 12.00 WITA disebabkan kehadiran anggota pansus minim yakni baru enam orang.
Ketua DPRD Sulut Meiva Lintang yang mendampingi Ketua Pansus LKPJ James Sumendap, berang, bahkan sempat menyebut Sumendap tidak mampu karena gagal mengumpulkan anggota pansus yang berjumlah total 20 orang.
“Ketua Pansus tidak mampu, masak untuk mengumpul anak buah saja tidak bisa. Pak James harus bertanggung-jawab,” tukas Meiva sambil melihat ke arah James Sumendap.
Meski demikian rapat dapat dilaksanakan sekitar pukul 12.00 WITA ketika anggota pansus yang terkumpul mencapai sembilan orang. Berbagai permasalahan diutarakan anggota pansus kepada tim TAPD yang dikomandoi langsung Sekprov Rachmat Mokodongan.
“Segala koreksi dan masukan dari anggota pansus yang terhormat akan kami tindaklanjuti dan laporkan kepada pak gubernur,” tutur Mokodongan. (jerry)

Biarkan mereka membuktikan diri mereka bahwa mereka bisa berbuat untuk rakyat….. dan harus ada yang kontrol of course. Jangan baru skarang kong torang mo sosere or bilang dorang ndak mampu or ca beres… pemilih juga yang pilih berarti lebe ndak mampu dan lebe ca beres noh….. rakyat makin pintar, informasi makin terbuka, jadi marilah kita sama-sama berbuat utk pembangunan Sulut tercinta. Salam membangun.
caaa’ BERESSSSS…. ni DPRD SULUT hahahaha politik dagangan bokek.
kita sosere, karena memang samua anggota dewan NYANDA MAMPU.
MAMPUNYA habiskan DOI NEGARA!
UUUH LAAMUU!
Hahahahahaaa…. Saling menuding. Ini menjual murah harga diri pada masyarakat. Gawat….