
Las Vegas, BeritaManado.com – Sosok Maya Rumantir kini tampil bersinar bagi dunia, bukan dengan latar belakangnya sebagai artis, melainkan figur yang memiliki banyak karya nyata yang bersentuhan langsung dengan msii perdamaian dan persaudaraan.
Dengan dedikasi selama kurang lebih 30 tahun yang terus dilakukan hingga saat ini, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia ini diganjar dengan penganugerahan gelar kesatria dan tanda [enghargaan pada We Care for Humanity Summit 2025 di Las Vegas Amerika Serikat, 17-18 Mei 2025.
Maya Rumantir sendiri kepada BeritaManado.com, bahwa penghargaan yang diberikan oleh Queen Queen Mariam Leonor Torres Mastura dari Kerajaan Luzon Tagalog yang juga adalah Ketua We Care for Humanity.
Ia juga saat ini menjadi inspirasi bagi para pemimpin dunia yang terkenal gigih memperjuangkan perdamaian dan upaya untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan dalam terobosan-terobosan nyata.
“Saya mulai berkarya sejak masih usia remaja, lebih dari 30 tahun lalu di berbagai daerah, termasuk yang pernah terlibat konflik di beberapa daerah di Indonesia,” ungkap Maya Rumantir, Sabtu (31/5/2025),” ungkap Maya Rumantir.

Pada beberapa negara di dunia saat ini sedang ada dalam bayang-bayang perang dan hal ini memberi tantangan bagi umat manusia untuk membawa perdamaian bagi sesama.
“Perdamaian dunia harus terus diperjuangkan oleh kita semua tak terkecuali masyarakat biasa. Ini jadi tugas bersama para pemimpin dunia untuk mengajak rakyatnya mengupayakan terciptanya suasana damai di lingkungan tempat tinggal maupaun ruang lingkup yang lebih luas,” ujar Maya Rumantir.
Menurutnya, setiap insan manusia yang hidup di muka bumi ini memiliki kerinduan untuk hidup damai, hanya saja ada upaya lain untuk membenturkan relasi yang terjalin dan mengakibatkan adanya berbagai macam konflik.
“Mungkin suatu saat bisa diadakan sebuah pertemuan para pemimpin dunia khususn membahas upaya-upaya untuk menciptakan perdamaian dunia,” harap Maya Rumantir.
(Frangki Wullur)
