Kota Manado

Masih Banyak Jalan Berlubang di Manado

Jalan rusak parah di kelurahan Pandu
Jalan rusak parah di kelurahan Pandu

 

MANADO – “Indonesia sudah lama merdeka tetapi Kota Manado belum buktinya masih banyak jalan rusak”.

Hal ini diungkapkan Devi warga Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken, kepada wartawan, Selasa (17/11/2015).

ADVERTISEMENT

Menurut Devi, Manado sudah tertinggal dalam pembangunan dibandingkan daerah lain seperti Gorontalo maupun Makassar. Bukti nyata di daerah Kecamatan Bunaken dan Mapanget masih banyak jalan rusak.

“Di Pandu dan Buha jalan di lorong-lorong masih rusak, bahkan ada yang seperti jalan roda antara lain ini jalan ke perumahan korban banjir,” kata karyawan swasta yang sehari-hari mengendarai motor ini.

Senada diungkapkan Helmut Rumengan warga Mapanget. Menurutnya pemerintah selama ini terlalu fokus kepada pemeliharaan jalan tanpa ada pembangunan infrastruktur yang jelas.

“Jangankan di pinggiran Kota Manado di lorong-lorong dekat pusat kota masih ada jalan berlobang. Contohnya belakang PIKAT Manado dan beberapa lorong di jalan Samrat. Bukan hanya soal kesejahteraa tapi jalan lubang salah satu penyebab kecelakaan,” ujarnya.

Ia bahkan curiga ada jalan yang masih bagus tetapi dibuat rusak supaya bisa mendapatkan proyek jelang akhir tahun.

“Contohnya di Mapanget jalan penghubung Mapanget dan Buha. Itu ada ruas jalan yang bulan lalu saya lewat masih bagus tetapi sekarang malah sudah hancur. Kata pekerja disitu mau di bangun selokan dan ada pelebaran jalan. Tapi jalan bagus ada hampir 100 meter yang dirusak. Ini aneh. Kontraktor yang di proyek ini ini patut dipertanyakan,” ungkapnya kepada wartawan.

Rumengan menuturkan Kota Manado selama sepuluh tahun terakhir ini hanya bergeliat pembangunannya di bagian Kawasan mal Boulevard tetapi itupun proyeknya swasta. Ia bahkan menyimpulkan tidak ada satupun pembangunan fisik entah itu bangunan ataupun ikon kota yang bermanfaat di bangun pemerintah Kota Manado dalam sepuluh tahun terakhir ini.

“Seingat saya yang dibangun pemerintah Kota Manado itu Youth Center di Megamas dan akhirnya jadi rumah hantu dan Tugu Lilin yang nyanda jelas mercusuar atau bangunan apa sebab kalau ke situ selalu bau kincing (bau pesing),” ujarnya.(tim)