Nasional

Ranking Kualitas Hidup Ekspatriat 2026: Spanyol Nomor 1, Singapura Posisi 2

Suasana kawasan Barri Gòtic di pusat kota tua Barcelona, Spanyol.
Kawasan Barri Gòtic merupakan salah satu kawasan bersejarah di jantung Kota Barcelona, Spanyol, yang dikenal dengan bangunan berarsitektur klasik dan jalan-jalan sempit khas kota tua.

Penulis: Tim Redaksi

Spanyol menempati posisi pertama sebagai negara dengan kualitas hidup terbaik bagi ekspatriat pada 2026. Menariknya, Singapura berada di peringkat kedua, sementara Jepang masuk empat besar.

Hasil tersebut tercantum dalam Quality of Life Index 2026, salah satu kategori dalam survei tahunan Expat Insider yang diterbitkan InterNations.

ADVERTISEMENT

Spanyol mempertahankan posisi teratas untuk kelima kalinya secara berturut-turut. Negara di kawasan Eropa itu dinilai unggul dalam pilihan rekreasi, iklim, layanan kesehatan, serta kemudahan melakukan perjalanan.

Sementara Singapura menonjol dalam aspek transportasi dan keamanan. Jepang juga memperoleh penilaian tinggi, terutama dalam hal keamanan pribadi.

Pemeringkatan ini menarik karena memperlihatkan bahwa kenyamanan tinggal di suatu negara tidak hanya berkaitan dengan pendapatan atau kemajuan ekonomi. Kualitas layanan kesehatan, transportasi, lingkungan, keamanan, dan kesempatan menikmati kehidupan sehari-hari turut menjadi pertimbangan.

10 Negara dengan Kualitas Hidup Terbaik bagi Ekspatriat 2026

Berdasarkan Quality of Life Index 2026 yang diterbitkan InterNations, berikut 10 negara dengan peringkat tertinggi:

Peringkat Negara
1 Spanyol
2 Singapura
3 Uni Emirat Arab
4 Jepang
5 Austria
6 Panama
7 Denmark
8 Swiss
9 Prancis
10 Luksemburg

Sumber: InterNations, Quality of Life Index 2026.

Enam negara Eropa masuk dalam 10 besar, yakni Spanyol, Austria, Denmark, Swiss, Prancis, dan Luksemburg.

Asia diwakili Singapura dan Jepang. Sementara Uni Emirat Arab menjadi salah satu destinasi Timur Tengah yang masuk tiga besar.

Panama menjadi satu-satunya negara Amerika Latin dalam daftar 10 besar.

Mengapa Spanyol Kembali Menjadi Nomor 1?

Spanyol mempertahankan posisi pertama dalam Quality of Life Index untuk kelima kalinya berturut-turut.

Salah satu keunggulan utamanya adalah pilihan rekreasi. Spanyol berada di peringkat kedua dalam subkategori Leisure Options, yang mencakup kehidupan budaya, hiburan malam, pilihan kuliner, serta kesempatan melakukan aktivitas olahraga dan rekreasi.

Iklim juga menjadi daya tarik penting. Sebanyak 89 persen ekspatriat yang disurvei memberikan penilaian positif terhadap iklim dan cuaca di Spanyol. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata global sebesar 58 persen.

Layanan kesehatan turut memperkuat posisi negara tersebut. Sekitar 80 persen responden menyatakan puas dengan keterjangkauan layanan kesehatan. Sementara 83 persen memberikan penilaian positif terhadap ketersediaan dan kualitas layanan medis.

Dalam subkategori Healthcare, Spanyol menempati posisi keempat dunia.

Kemudahan bepergian juga menjadi nilai tambah. Sebanyak 93 persen responden memberikan penilaian positif terhadap kesempatan melakukan perjalanan dari Spanyol.

Meski memiliki banyak keunggulan, Spanyol bukan tanpa kekurangan. Dalam subkategori Safety & Security, negara tersebut berada di peringkat ke-11. Penilaian terhadap stabilitas politik menjadi salah satu aspek yang masih perlu diperhatikan.

Singapura Nomor 2, Transportasi Umum Jadi Keunggulan

Singapura menjadi negara Asia Tenggara dengan posisi tertinggi dalam Quality of Life Index 2026.

Negara kota tersebut menempati peringkat pertama dalam subkategori Travel & Transit. Seluruh responden ekspatriat memberikan penilaian positif terhadap kesempatan melakukan perjalanan dari Singapura.

Transportasi umum juga menjadi keunggulan utama. Singapura berada di posisi pertama untuk ketersediaan transportasi umum dan posisi kedua untuk keterjangkauannya.

Dari sisi keamanan, 98 persen ekspatriat menyatakan merasa aman tinggal di Singapura. Sebanyak 92 persen juga memberikan penilaian positif terhadap stabilitas politik.

Namun, hasil survei ini juga memperlihatkan sejumlah tantangan.

Sebanyak 45 persen responden memberikan penilaian negatif terhadap keterjangkauan layanan kesehatan di Singapura. Selain itu, 48 persen menyebut tingginya biaya hidup sebagai salah satu kekhawatiran sebelum pindah ke negara tersebut.

Temuan ini memperlihatkan bahwa infrastruktur dan keamanan yang baik tidak selalu berarti biaya hidup terjangkau.

Jepang Masuk Empat Besar, Unggul dalam Keamanan

Jepang menempati posisi keempat dalam Quality of Life Index 2026.

Salah satu keunggulannya adalah keamanan pribadi. Jepang berada di posisi kedua dunia dalam penilaian personal safety.

Namun, laporan InterNations juga mencatat adanya tantangan dalam kebebasan menyampaikan pendapat. Jepang berada di peringkat ke-29 untuk faktor tersebut.

Hal serupa juga terlihat di Singapura. Meski kedua negara memperoleh penilaian tinggi dalam keamanan, kebebasan mengekspresikan pendapat menjadi salah satu aspek yang memperoleh penilaian lebih rendah dari responden.

Perbandingan ini memperlihatkan bahwa sebuah negara dapat memiliki keunggulan pada aspek tertentu, tetapi tetap menghadapi tantangan dalam indikator lainnya.

Bagaimana InterNations Menentukan Ranking?

Quality of Life Index merupakan salah satu dari lima indeks tematik dalam survei tahunan Expat Insider yang diselenggarakan InterNations.

Penilaian kualitas hidup terdiri dari lima subkategori utama.

Pertama, Travel & Transit, yang mengukur kesempatan bepergian, ketersediaan dan keterjangkauan transportasi umum, infrastruktur kendaraan, serta kemudahan berjalan kaki dan bersepeda.

Kedua, Safety & Security, yang mencakup keamanan pribadi, stabilitas politik, serta kebebasan menyampaikan pendapat.

Ketiga, Leisure Options, yang menilai kehidupan budaya, hiburan malam, pilihan kuliner, serta kesempatan melakukan aktivitas olahraga dan rekreasi.

Keempat, Healthcare, yang mengukur keterjangkauan, ketersediaan, kualitas layanan medis, serta kemudahan memperoleh akses kesehatan.

Kelima, Environment & Climate, yang mencakup kondisi lingkungan alam dan perkotaan, kualitas udara, iklim, cuaca, serta ketersediaan produk dan layanan ramah lingkungan.

Responden memberikan penilaian terhadap berbagai faktor tersebut menggunakan skala satu hingga tujuh.

Untuk masuk dalam pemeringkatan, setiap negara harus memiliki sedikitnya 50 responden. Pada 2026, sebanyak 31 negara memenuhi persyaratan tersebut.

Survei Melibatkan 7.786 Ekspatriat dari 162 Kebangsaan

InterNations menyelenggarakan survei Expat Insider 2026 pada 1 Februari hingga 31 Maret 2026.

Survei tersebut diikuti 7.786 ekspatriat yang mewakili 162 kewarganegaraan dan tinggal di berbagai negara maupun wilayah di dunia.