
Editor: Sri Surya
Perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu menjadi perhatian penting bagi pengendara sepeda motor.
Di tengah aktivitas masyarakat yang masih didominasi cuaca panas, Torang Honda melalui PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) mengingatkan pentingnya mempersiapkan kendaraan, menjaga kondisi tubuh, dan meningkatkan kewaspadaan agar perjalanan tetap aman dalam berbagai situasi cuaca.
Imbauan tersebut disampaikan DAW selaku Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman.
Pesan ini ditujukan kepada masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan, baik ketika berkendara di bawah terik matahari maupun saat menghadapi hujan di perjalanan.
Perubahan kondisi jalan akibat cuaca dapat meningkatkan risiko bagi pengendara. Karena itu, kesiapan sebelum berangkat, konsentrasi selama perjalanan, serta kemampuan membaca potensi bahaya menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.
Instruktur Safety Riding PT Daya Adicipta Wisesa, Andhika Reynold Salindeho, menegaskan bahwa keselamatan harus tetap menjadi prioritas tanpa memandang kondisi cuaca.
“Pengendara perlu memahami bahwa kondisi cuaca dan jalan dapat berubah selama perjalanan. Saat cuaca panas, pastikan tubuh tetap nyaman, gunakan perlengkapan berkendara yang sesuai, dan jangan memaksakan diri jika mulai merasa lelah. Apabila hujan turun, sesuaikan kecepatan, jaga jarak aman, dan hindari pengereman maupun manuver mendadak. Melalui semangat #Cari_Aman, kami mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mempersiapkan diri sebelum berkendara,” ujar Andhika.
Untuk membantu pengendara menghadapi perubahan cuaca, DAW membagikan lima langkah keselamatan berkendara yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
5 Tips #Cari_Aman Berkendara Saat Cuaca Berubah
1. Pilih Perlengkapan Berkendara yang Sesuai
Perlengkapan berkendara menjadi salah satu perlindungan utama ketika pengendara berada di jalan raya. Gunakan helm berstandar SNI dengan tali pengikat terkunci sempurna, jaket, sarung tangan, celana panjang, serta sepatu tertutup.
Ketika cuaca panas, pilih perlengkapan yang tetap nyaman dipakai tanpa mengurangi fungsi perlindungannya. Jas hujan juga perlu disiapkan sebagai antisipasi apabila hujan turun di tengah perjalanan.
2. Periksa Kondisi Sepeda Motor Sebelum Berangkat
Kendaraan yang prima mendukung keselamatan selama perjalanan. Sebelum berkendara, periksa tekanan dan alur ban, fungsi rem depan maupun belakang, serta kondisi lampu utama, lampu rem, dan lampu sein.
Pemeriksaan secara berkala membantu memastikan seluruh komponen bekerja sebagaimana mestinya sehingga sepeda motor lebih siap menghadapi perubahan kondisi jalan.
3. Pertahankan Jarak Aman
Kepadatan lalu lintas, permukaan jalan yang tidak rata, hingga hujan dapat memengaruhi situasi berkendara. Pengendara disarankan menjaga jarak dengan kendaraan di depan agar memiliki cukup waktu untuk merespons keadaan yang tidak terduga.
Sebelum berpindah jalur, pastikan kondisi sekitar aman dan nyalakan lampu sein. Hindari pengereman mendadak maupun gerakan tiba-tiba, terutama ketika melintasi jalan basah. Kendalikan kecepatan dan lakukan manuver secara perlahan.
Keselamatan Berkendara Dimulai dari Kondisi Pengendara
4. Pastikan Tubuh Fit dan Konsentrasi Terjaga
Paparan panas dalam waktu lama dapat membuat tubuh lebih cepat merasa tidak nyaman. Oleh sebab itu, pengendara perlu memastikan kondisi fisik tetap baik, mencukupi kebutuhan minum sebelum perjalanan, serta mengambil waktu istirahat ketika mulai lelah atau sulit berkonsentrasi.
Penggunaan ponsel ketika kendaraan sedang berjalan juga harus dihindari. Apabila perlu melihat navigasi atau beristirahat, pengendara sebaiknya menghentikan kendaraan terlebih dahulu di lokasi yang aman.
5. Terapkan Defensive Riding dan Kendalikan Emosi
Sikap tenang dan kemampuan mengantisipasi bahaya diperlukan dalam setiap kondisi perjalanan. Pengendara perlu menerapkan defensive riding dengan tidak memaksakan diri mendahului kendaraan lain, menjaga kecepatan sesuai situasi jalan, serta meningkatkan kehati-hatian ketika melewati tikungan dan persimpangan.
Saat hujan membuat permukaan jalan licin atau jarak pandang terbatas, kecepatan harus disesuaikan. Jika situasi tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan, pengendara sebaiknya berhenti sementara di tempat yang aman.
Melalui edukasi ini, DAW terus mendorong masyarakat menjadikan #Cari_Aman sebagai bagian dari kebiasaan berkendara. Kesiapan pengendara, kondisi sepeda motor yang terawat, serta perilaku bertanggung jawab menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Torang Honda mengingatkan bahwa perjalanan yang baik bukan semata-mata tentang seberapa cepat seseorang tiba di tujuan, melainkan juga tentang keselamatan hingga sampai kembali dengan selamat. (***)
