
Para pengunjuk rasa mulai membubarkan diri usai sholat dan doa bersama
Penulis: Mega Anggawirya Zas | DPRD Sulut
Aksi massa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Sulawesi Utara (PERMSTA) di Kantor DPRD Sulut, Rabu (04/11/2026) sekitar pukul 18.00 membubarkan diri.
Meski meninggalkan lokasi unjuk rasa dengan rasa kecewa karena tidak berhasil memasuki Gedung DPRD Sulut, ratusan mahasiswa berangsur meninggalkan lokasi dengan aman.
Sebelum pulang, massa aksi menggelar Sholat Magrib bersama bagi umat muslim di tengah jalan halaman kantor DPRD Sulut dan Doa Bersama bagi umat kristiani.
Diiringi nyanyian pergerakan, mereka dikawal sejumlah mobil aparat kepolisian untuk membubarkan diri.
mahasiswa dalam orasinya mengatakan, Anggota Sulut masih alergi dengan ide yang dibawa kelompok intelektual.
“Mereka masih alergi dengan kelompok akademisi, mereka masih eksklusif akan hal itu. Hari ini, kami persatuan mahasiswa Sulut membawa beberapa tuntutan yang terbagi atas isu nasional dan isu lokal,” teriak mereka dalam orasi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keamanan di DPRD Sulut masih memilih untuk siap di DPRD Sulut.
