
Penulis: Tim Redaksi
RUPS LB Bank SulutGo pada 29 Oktober 2026 bertepatan dengan 49 tahun pernikahan Jopie Lumintang dan Ellen Kandou. Pada momentum itu, kembali terungkap kesaksian E.E. Mangindaan tentang kontribusi Jopie menyelamatkan BPD Sulut pada 1990-an.
MANADO – Kamis, 29 Oktober 2026, menjadi hari dengan makna tersendiri bagi Jopie H. Lumintang.
Di tengah pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Bank SulutGo (BSG), mantan Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Utara itu juga memperingati 49 tahun pernikahannya bersama Ellen Kandou.
Momentum tersebut terasa istimewa, mengingat perjalanan panjang Jopie dalam dunia perbankan daerah, khususnya ketika BPD Sulut menghadapi masa sulit pada pertengahan 1990-an.
Melalui pernyataannya, Jopie menyampaikan apresiasi atas perkembangan BSG yang kini menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo.
“Seluruh pemda Sulut dan Gorontalo hadir dan terlihat bersemangat, gembira. Saya bangga BSG semakin bersinar dan juga menjadi kebanggaan pemerintah dan masyarakat Sulut dan Gorontalo,” ungkap Jopie.
Jopie memiliki catatan tersendiri dalam sejarah perbankan daerah. Pada 1995, ketika BPD Sulut menghadapi persoalan kesehatan keuangan dan dinilai tidak sehat, ia dipercaya memimpin bank tersebut sebagai Direktur Utama.
Kesaksian mengenai peran Jopie dalam penyelamatan BPD Sulut disampaikan mantan Gubernur Sulawesi Utara, E.E. Mangindaan, yang memimpin provinsi ini pada periode 1995–2000.
Dalam testimoninya, Mangindaan mengungkapkan bahwa kondisi BPD Sulut pada 1995 saat itu dinilai tidak sehat sehingga pemerintah mempertimbangkan langkah penutupan atau likuidasi.
Upaya penyelamatan kemudian dilakukan, salah satunya melalui pengangkatan Jopie H. Lumintang sebagai Direktur Utama. Ketika itu, Jopie sebelumnya menjabat sebagai pimpinan cabang Bank Indonesia di Dili, Timor Timur.
Mangindaan mencatat, kerja keras Jopie membawa perubahan terhadap kondisi bank daerah tersebut.
“Kerja keras Jopie sebagai Dirut BPD berhasil menjadikan BPD sejak tahun 1998 dinilai sehat,” demikian kesaksian Mangindaan.
Atas jasa dan pengorbanannya, Mangindaan menilai Jopie layak mendapatkan penghargaan.
Kesaksian tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan BPD Sulut, yang kemudian berkembang menjadi Bank SulutGo dan melayani masyarakat di Sulawesi Utara serta Gorontalo.
Di sisi lain, 29 Oktober 2026 juga menjadi momentum syukur bagi keluarga Lumintang-Kandou.
Empat puluh sembilan tahun perjalanan pernikahan Jopie dan Ellen berlangsung bertepatan dengan salah satu agenda penting pemegang saham BSG.
Dua momentum berbeda itu bertemu dalam satu tanggal: perjalanan keluarga dan jejak pengabdian bagi perbankan daerah.
