Berita Utama

Masih Ada Duka di Balik Riak Tenang Kolam Selarrya Minut

Novie juga menegaskan sudah menanggung biaya perawatan awal di rumah sakit.

Mengenai alasan tak hadir melayat, ia berdalih takut terjadi gesekan atau keributan karena suasana duka saat itu.

Namun bagi Risky, luka itu terlalu dalam.

Kehilangan seorang anak bukan hanya soal siapa salah dan siapa benar, tetapi tentang nyawa yang tak bisa kembali.

Di setiap senja, saat bayangan air memantul di matanya, Risky selalu teringat tawa kecil yang kini tenggelam bersama riak kolam.

Yang tersisa hanyalah doa—dan harapan bahwa keadilan tidak ikut hanyut di dalamnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Iptu Lega Ikhwan Herbayu, S.Tr.K, SIK, menegaskan kasus ini sedang dalam penanganan serius oleh pihaknya.

Iptu Lega mengaku sudah mengumpulkan data dan informasi untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan.

“Sedang berproses, nanti teman-teman kita kabarkan. Pastinya, kami lakukan penindakan dan serius dalam kasus,” tandasnya.

(Alfrits Semen)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara