
Penulis: Alfrits Semen | Minahasa Utara
Desa Kaima, Kecamatan Kauditan, dipercaya mewakili Kabupaten Minahasa Utara dalam ajang Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026.
Kepercayaan tersebut diberikan setelah desa ini dinilai memiliki berbagai capaian dalam pembangunan, pelayanan publik, hingga pengelolaan potensi lokal yang berkelanjutan.

Tim penilai melakukan verifikasi lapangan dengan meninjau langsung berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan desa.
Penilaian mencakup tata kelola administrasi, inovasi pelayanan kepada masyarakat, pengelolaan keuangan desa, program pemberdayaan warga, ketahanan pangan, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), hingga tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Novly Wowiling, mengatakan Desa Kaima dipilih bukan tanpa pertimbangan.
Menurut dia, berbagai indikator menunjukkan desa tersebut mampu menghadirkan hasil nyata bagi masyarakat.
“Desa Kaima memiliki rekam jejak yang baik dalam pembangunan, pelayanan publik, serta pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan. Itu menjadi dasar sehingga dipercaya mewakili Minahasa Utara di tingkat provinsi,” kata Novly saat menghadiri kegiatan penilaian, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Novly menegaskan, lomba desa tidak hanya berorientasi pada kompetisi semata, tetapi juga menjadi sarana evaluasi terhadap kinerja pemerintahan desa sekaligus mendorong lahirnya inovasi baru.

Menurut dia, capaian pembangunan yang telah diraih Desa Kaima, didukung semangat gotong royong dan keterlibatan aktif masyarakat, menjadi modal penting untuk bersaing di tingkat provinsi.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, lanjut Novly, memberikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Kaima.
Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menunjukkan berbagai praktik baik yang telah diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
Ia juga mengajak seluruh desa dan kelurahan di Minahasa Utara untuk menjadikan momentum tersebut sebagai motivasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat transparansi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan, serta terus menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ajang Lomba Desa Tahun 2026 mengusung tema transformasi desa sebagai pilar pembangunan daerah dan nasional.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap desa-desa di Sulawesi Utara semakin maju, inovatif, mandiri, serta mampu memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
