Berita Utama

Manado Layak Jadi Kota Pejuang, 14 Februari 1946 Bukti Sejarah

Sinergitas antara militer, sipil dan pemuda menjadi satu kekuatan yang besar.

Bayangkan, persiapan perebutan kekuasaan ini, dimatangkan pada 7 Februari 1946 dan target perebutan kekuasaan pada 14 Februari 1946 pukul 04.00 Wita dan bila terjadi masalah dimajukan pukul 01.00 Wita.

“Dan sejak saat itu semua diberikan tugas baik anggota militer di tangsi Teling. Dan sejarah mencatat sebelum Hari H, terjadi penangkapan di kalangan tentara KNIL pribumi, termasuk Ch Ch Taulu yang menjadi pemimpin dan SD Wuisan yang menjadi wakil komandan pada 13 Februari 1946,” ungkap Tenni.

Namun, karena sudah diantisipasi, rencana perebutan tidak berubah.

Bahkan Ch Ch Taulu dalam tulisannya mengatakan, ini lebih memudahkan mereka melakukan aksi karena Belanda menjadi lengah.

“Makanya Kota Manado sangat layak dijadikan Kota Pejuang. Tentu diharapkan adanya dukungan  politik dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey untuk menyampaikan aspirasi ini ke DPRD Sulut dan kepada Presiden Joko Widodo untuk dikeluarkannya keputusan presiden,” kata Tenni.

(srisurya)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara