
TOMOHON – Ledakan bom di depan Kantor Sinode GMIM, Sabtu (16/04) pagi, langsung membuat warga Tomohon panik, dan agak ketakutan. Hanya saja, dari pihak Brimobda Sulut, melalui pengeras suara meminta warga tetap tenang, dan menjalanlan aktifitas seperti biasa.
Setelah peledakan paket bom kiriman orang tak dikenal. Tim Gegana Brimobda Sulut, melakukan pemeriksaan lokasi, untuk mengetahui apakah masih ada bom lainnya di lokasi tersebut. ”Saya minta warga tetap tenang, dan bersabar kami akan memeriksa lokasi, ”ujar seorang personel tim Gegana Brimobda Sulut kepada seluruh warga di lokasi kejadian.
Ledakan bom ini sendiri membuat para pendeta, dosen dan warga yang tinggal di perumahan yang berdekatan dengan Kantor Sinode GMIM ketakutan. Namun, tim Gegana Brimobda Sulut, berusaha mengeliminir ketakutan warga dengan terus menyisir lokasi kejadian. (abm)

Hati2 dgn propokator, mereka tdk suka melihat sulut yg kondisif….
Sebenarnya petugas Gegana langsung menjinakkan bahan dalam kantung plastik hitam berisi bom tersebut sekitar pukul 09.10 Wita dengan memisahkan atau menceraiberaikan jaringan peledak.
Judul berita ini bikin kaget, di kira seperti di Mesjid Polresta Cirebon
bangkitkan ormas Minahasa, lindungi tanah toar lumimuut, agar terhindar dari ancaman orang tidak bertanggung jawab. …. mari kita berantas bersama………..i yayat u santi
Manado ku…Minahasa ku…daerah kondusif. dengan kejadian ini..Agar torang nyan da terpancing oleh issue2x dan slalu MENINGKATKAN KEWASPADAAN terhadap berbagai gangguan kamtibmas / teror yg mulai coba2x merambah pa torang pe-daerah. GBU