
Peliput: Jhonli Kaletuang I Manado
Suasana penuh sukacita dan rasa syukur mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Jemaat GMIM Sion Sindulang Satu yang digelar dengan penuh khidmat dan kebersamaan.
Ibadah syukur dalam rangka HUT perak jemaat tersebut dipimpin oleh Yani Rende. Dalam pelayanan firman, jemaat diajak untuk terus bertumbuh dalam iman, pengharapan, dan kasih kepada Yesus Kristus sebagai Kepala Pelayanan Gereja.
Ketua Panitia Hari Raya Gerejawi (HRG), Basthiana W. Sasela, menyampaikan harapannya agar momentum perayaan 25 tahun ini menjadi penguat spiritual bagi seluruh jemaat.
“Kiranya di usia ke-25 tahun ini jemaat terus bertumbuh dalam iman dan pengharapan kepada Yesus Sang Kepala Pelayanan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jemaat, Pnt Steiven B Sekeon, turut membacakan sejarah singkat berdirinya GMIM Sion Sindulang Satu.
Ia menjelaskan bahwa nama “Sion” berasal dari kelompok nelayan SION yang telah dibentuk sejak tahun 1960.
Berawal dari kebersamaan para nelayan yang membangun sebuah kanisah sederhana sebagai tempat pertemuan dan ibadah, semangat gotong royong jemaat terus tumbuh hingga akhirnya tempat ibadah tersebut berkembang menjadi gereja yang representatif seperti saat ini.
“Semua ini terjadi karena kemurahan Tuhan Yesus, sehingga GMIM Sion Sindulang Satu boleh bertumbuh dan kini memasuki usia pelayanan ke-25 tahun,” ungkapnya.
Panitia HUT ke-25 GMIM Sion Sindulang Satu sendiri dipimpin oleh Ketua Panitia Basthiana Sasela, didampingi Wakil Ketua Meiske Hoke, Sekretaris Olivia Bansaleng, serta Bendahara Dewi Dulag.
Rangkaian acara ditutup dengan ucapan terima kasih yang disampaikan oleh Dkn Serly Bawengke serta penyerahan hadiah berbagai lomba antar kolom jemaat yang diserahkan langsung Ketua BPMJ, Lendy J. Umboh.
Perayaan HUT ke-25 ini menjadi momentum mempererat kebersamaan jemaat sekaligus memperkokoh semangat pelayanan dan pengabdian kepada Tuhan dan sesama.
