Pesik: Itu Kalau Ropan Mau Bangun Sepakbola Sulut
MANADO – Menghadapi partai usiran pada 5 April mendatang, yang seharusnya di Stadion Klabat Manado, tapi mendapat sanksi dari Liga Primer Indonesia (LPI), untuk dimainkan di Stadion Manahan Solo, dinilai berbagai kalangan sah-sah saja.
Hanya menurut Welly Pesik, Pemerhati Sepakbola Sulut, hingga saat ini manajeman Manado United 9 (MU9), tidak ada komitmen untuk membangun sepakbola Sulut. ”Kalau betul Ronny Pangemanan (Ropan) mau bantu mengembangkan sepakbola Manado, harusnya dia memprioritaskan putra daerah yang bermain. Ini malah ambil pemain luar, dan pemain asing yang usianya sudah tua. Ini apa maksudnya, kalau bukan hanya mencari keuntungan semata,” ujar Pesik.
Menurut Pesik, Ropan jangan main gertak akan memindahkan home base MU9 ke daerah lain. ”Bagi saya kalau MU9 tidak bermanfaat bagi Sulut, sekarang-sekarang hengkang dari Sulut, jangan hanya jadikan daerah ini sebagai objek. Ingat, kami menonton di Stadion Klabat bayar karcis,” ujarnya.
Sedangkan Direktur MU9, Ronny Pangemanan, enggan berbicara panjang soal itu, dia mengaku sedang fokus mempersiapkan tim MU9 menghadapi Persibo Bojonegoro di Stadion Manahan, Solo. Dia juga menjelaskan, sudah menerima surat yang berisi tentang sanksi dari Komdis LPI buat MU9, sehingga laga tak bisa dimainkan di Stadion Klabat. (abm)

torang ini hobby bolaaaaaaa,,mar kalu mu9 pe permainan bagini,,,,bilang pa ropan nda usa main main di manado joooo,,,,kong bilang pa ropan ganti nama jooo,,,bawa nama mdo kong main bgtu,,,,,biar kita ba uni antar kampung….