
MANADO – Walaupun terus mendapat penolakan warga dan LSM, namun aktivitas reklamasi Pantai Kalasey, Kabupaten Minahasa, di perbatasan Manado-Minahasa, terus dilakukan pengembang.

Pantauan beritamanado, Sabtu (15/01), kendaraan besar pengangkut material tanah dan batu, menimbun pantai bahkan hampir selesai untuk tahap pertama reklamasi.
“Masyarakat tidak perlu kuatir karena disini juga akan dibangun wisata pantai termasuk sarana bermain,” ujar seorang yang tidak menyebutkan nama, yang mengaku pengawas di lokasi reklamasi.
Diketahui, reklamasi ini dilakukan pemilik objek wisata Pantai Indah Kalasey.

So tALAT so tambung mo pi angka ulang….???? Persoalan cuma satu. Pimpinan yang ada di era skarang ini nyanda talalu pande. Dalam arti pimpinan di Minahasa belum melihat dan mengerti jauh tentang ‘keseimbangan ekologis” dan kepentingan ekonomi sesaat (segelintir). Biar mo mawi lei org bilang tetap nda bergeming….
semoga…
semoga wisata pantai berhasil mensejahterakan nelayan seputaran pantai kalasey.. (tapi apa memang masi ada nelayan disana ?)
Cuma usul kalau boleh itu creatures (karang dan binatang-binatang) di bawah laut di pindahkan dulu sebelum di timbun.. kasian kwa dorang..ehhh…. Reklamasi sebenarnya itu ‘kuburan’ bagi penghuni bawah laut. Semoga wisata pantainya sukses Bung.